Menggemukan sapi jantan memerlukan pakan berkualitas dan perencanaan nutrisi yang baik. Proses penggemukan dapat dilakukan dengan memberikan asupan makanan yang kaya akan protein. Dalam proses penggemukan, pemantauan kesehatan secara cermat juga harus dilakukan.
Menggemukan Sapi Jantan

Bukan hanya rumput saja, dalam penggemukan sapi jantan vitamin dan gizi juga harus diperhatikan. Kebutuhan nutrisi sapi sangat penting untuk menghasilkan daging yang banyak dan berkualitas. Selain memerhatikan kebutuhan pakan, gizi, dan nutrisi, peternak juga harus memerhatikan kesehatan sapinya. Anda bisa mendapatkan pakan yang berkualitas dari peternak yang memiliki bisnis pakan ternak sapi.
Dalam penggemukan sapi, rumput menjadi peran utama sebagai makanan utama sapi. Jenis-jenis rumput yang baik diberikan kepada sapi adalah rumput raja, rumput gajah, rumput Australia, rumput kolonjono, dan setaria. Sapi juga membutuhkan nutrisi berupa lemak, protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Pakan yang diberikan untuk sapi dipastikan tidak terkena kontaminasi berbahaya.
Ada banyak faktor yang memengaruhi penggemukan sapi jantan, diantaranya adalah pakan, luas lahan, umur sapi, dan kondisi sapi. Di luar negeri ada beberapa sistem penggemukan pasture fattening dan dry lot fattening serta kombinasi dalam menggemukan sapi jantan. Dibawah ini adalah beberapa sistem penggemukan sapi yang mungkin bisa membantu anda:
1. Menggemukan Sapi Jantan dengan Sistem Dry Lot Fattening
Sistem penggemukan sapi yang satu ini berfokus pada pemberian konsentrat dalam jumlah yang banyak. Jumlah pakan hijauan yang diberikan lebih sedikit dibandingkan dengan pemberian konsentrat. Cara ini digunakan untuk meningkatkan efisiesi penggunaan pakan yang lebih tinggi. Metode penggemukan ini dapat dilakukan untuk semua umur sapi jantan.
Perbandingan pakan hijauan dan konsentrat yang diberikan adalah 40:60 yaitu 40% pakan hijauan dan 60% adalah pakan konsentrat. Bisa juga 20:80 dengan berdasarkan bibit bahan kering atau BK. Proses penggemukan sapi jantan yang satu ini dilakukan didalam kandang. Pakan hijauan harus dipastikan selalu tersedia untuk meningkatkan bobot sapi.
2. Sistem Pasture Fattening
Sistem penggemukan yang satu ini dilakukan di padang gembala dengan membiarkan sapi-sapi berada diluar kandang dari malam hari hingga siang hari. Padang rumput yang cocok untuk melakukan metode ini adalah di padang rumput yang ditumbuhi berbagai macam rumput hijau jenis leguminosa.
Rumput leguminosa memiliki kemampuan yang baik dalam menangkap nitrogen bawah tanah yang akan berguna untuk sapi. Jenis rumput yang satu ini memiliki pertumbuhan yang sangat cepat sehingga rumput akan selalu tersedia untuk sapi.
Rumput leguminosa mengandung protein tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh sapi sehingga akan sangat membantu dalam proses penggemukan. Pastikan kebutuhan ait untuk sapi juga selalu tersedia.
3. Sistem Kereman
Penggemukan dengan sistem kereman banyak dilakukan oleh peternak tradisional. Para peternak akan memberikan pakan yang berbeda seriap musim panas dan musim penghujan. Pada saat musim panas, peternak akan memberikan pakan konsentrat untuk sapi. Sedangkan pada musim penghujan peternak akan mengganti pakan konsentrat dengan pakan hijauan.
Berikut adalah cara penggemukan sapi jantan dengan sistem kereman:
- Sapi akan selalu berada didalam kandang tanpa digembala.
- Air minum untuk sapi dipastikan selalu tersedia.
- Pakan sapi yang diberikan adalah campuran makanan penguat, rumput, dan leguminosa.
- Pemberian obat cacing harus dilakukan secara rutin.
- Pemberian vitamin dan penambah nafsu makan juga harus dilakukan.
- Sistem kereman hanya bisa digunakan untuk jenis sapi pedaging saja.
4. Sistem Kombinasi
Sistem kombinasi ini bisa dilakukan dengan menyesuaikan musim. Sapi akan dikembalakan pada saat musim kemarau, sedangkan pada musim penghujan sapi akan digemukkan dengan metode didalam kandang.