CAra buat fermentasi jerami kering

Cara buat fermentasi jerami kering untuk pakan ternak ruminansia. Di musim kemarau, jerami dan rumput sering kali sulit ditemukan (didapatkan) dalam kondisi baik. Jerami yang kering menjadi keras dan kurang menarik bagi ternak ruminansia. Namun hal tersebut tidak menjadi masalah

Dengan sedikit usaha, kita bisa menjaga kesehatan ternak ruminansia dan memastikan mereka mendapatkan pakan yang baik. Jerami kering adalah salah satu solusi yang dapat kita pakai untuk fermentasi pakan yang berkualitas. Ketika diberi pakan, sapi akan langsung lahap memakannya.

Cara Buat Fermentasi Jerami Kering

fermentasi jerami kering

Musim kemarau sering kali menjadi tantangan bagi para peternak, terutama dalam hal ketersediaan pakan. Namun, dengan sedikit kreativitas (usaha) dan cara yang tepat, kita bisa memastikan ternak ruminansia tetap mendapatkan pakan yang berkualitas.

Butuh untuk peternak untuk memiliki strategi yang tepat dalam mengolah pakan. Berikut adalah cara sederhana yang saya gunakan:

1. Campuran Air Garam Fermentasi Jerami Kering

Ambil satu piring garam kasar dan campurkan dengan air dalam ember. Aduk hingga garam larut sepenuhnya. Proses ini penting agar garam merata dan bisa memberikan rasa yang lebih baik pada jerami. Setelah garam larut, tambahkan sedikit campuran tepung (sekitar tiga tutup botol) ke dalam larutan.

Aduk kembali hingga semua bahan tercampur dengan baik. Larutan ini akan memberikan nutrisi tambahan pada jerami dan membuatnya lebih menarik bagi ternak ruminanasia.

2. Tebarkan Campuran Pada Jerami kering

Tebarkan jerami kering yang sudah dicacah menggunakan mesin pencacah jerami diatas permukaan tarpal (plastik besar), lalu ratakan jerami secara sejajar. Sebarkan atau semprot campuran larutan garam dan tepung secara merata diatas jerami. Pastikan semua bagian jerami terkena campuran agar proses pengawetan sempurna.

lakukan penumpukan jerami kering lagi setelah jerami kering didiamkan selama 30-60 detik. Ambil, anda terbarkan secara sejajar lanjut semprot campuran diatas permukaan jerami kering sampai semua jerami kebagian.

3. Penyimpanan Fermentasi Jerami kering

Setelah proses penumpukkan jerami kering selesai kita lanjut, ambilkan tarpal yang berukuran besar tutup jerami yang sudah diproses sebelumnya. Tutup rapatkan jerami kering yang sudah diproses.

Prosesnya akan berjalan selama 7 hari kedepan. Anda dapat melakukan pemeriksaan pakan sesekali untuk memastikan bahwa jerami yang fermentasi tidak terganggu oleh hama lainnya, dan melihat bahwa jerami tidak terkena air.

Manfaat dari fermentasi jerami Kering

  1. Cara fermentasi jerami dengan garam mengurangi pembuangan limbah pertanian dan memanfaatkan sumber kekayaan alam (lokal) dan meningkatkan cinta produk dalam negeri.
  2. Penyimpanan pakan dari jerami kering dalam kurung waktu yang lama dan menjaga ketersediaan pakan langsung.
  3. Mengurangi biaya produksi dalam pembuatan pakan dengan hasil yang memuaskan.
  4. Melancarkan proses pencernaan ternak ruminansia dan mejaga ketebalan stamina ternak untuk bertahan hidup sehari-hari.
  5. Penyediaan pakan dalam jumlah yang besar dalam sekali fermentasi.
  6. Pakan ganti untuk pakan hijaun saat susah didapatkan
  7. Meningkatkan nutrisi pakan untuk ternak ruminansia dan tetap mejaga kesehatan ternak anda.

Kesimpulan

Campuran garam dan tepung dapat meningkatkan rasa jerami, sehingga ternak lebih berselera untuk memakannya. Nutrisi dalam jerami menjadi lebih mudah diserap oleh tubuh ternak ruminansia setelah melalui proses fermentasi. Menutup jerami dengan rapat membantu melindungi dari serangan hama dan kelembapan.

Dengan mengikuti langkah-langkah diatas, anda dapat dengan mudah mempraktikkan fermentasi jerami kering di ternak anda. Ingatlah untuk memanfaatkan limbah pertanian sebaik mungkin, karena dengan pemanfaatan yang tepat, kita dapat meningkatkan kualitas pakan dan kesehatan ternak secara keseluruhan.

By Maharani

Hay! Saya seorang siswi MAKN Ende