teknik ekstrasi vco

Teknik ekstraksi VCO ( Virgin Coconut Oil ) merupakan minyak hasil dari ekstraksi buah kelapa tanpa melalui adanya proses pengolahan kimia. Minyak ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung kamu hingga bisa mengoptimalkan Kesehatan pada kulit kamu.

Minyak VCO sangat bagus untuk kesehatan tubuh kita. Teknik ekstraksi  VCO menggunakan beberapa metode yaitu berupa metode fermentasi, enzimatis, ultrasonic.

Teknik Ekstrasi VCO dengan Fermentasi

teknik ekstrasi vco

Berikut Langkah-langkah dalam teknik ekstraksi VCO dengan menggunakan metode fermentasi:

Alat yang Dibutuhkan untuk Melakukan teknik ekstraksi VCO :

  • Toples plastik yang sudah dilubangi lalu hubungkan dengan slang plastik sepanjang 20 cm.
  • Baskom
  • Saringan
  • Gelas ukur
  • Beker glass
  • Timbangan
  • Termometer

Bahan-bahan

  • Kelapa yang sudah dikupas dan telah diparut sebanyak 1 kg.
  • Air hangat dengan suhu 50°C-600°C
  • Ragi roti (permifan)

Dibawah ini cara membuat VCO menggunakan metode fermentasi.

Cara Membuat VCO dengan Fermentasi

1.) Pembuatan Krim Santan dalam Teknik Ekstraksi VCO

  • Hal pertama yang harus kamu lakukan saat teknik ekstraksi VCO yaitu memarut daging buah kelapa. Proses pemarutan daging kelapa bisa dilakukan secara manual dengan menggunakan tangan, jika ingin lebih mudah bisa menggunakan mesin pemarut kelapa.
  • Daging buah kelapa yang sudah diparut disiram dengan air hangat sebanyak satu liter, kemudian peras daging kelapa yang sudah diparut hingga memperoleh santan sebanyak 1, 5 liter. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ampas kelapa yang diperoleh dapat kamu siram kembali dengan air hangat sebanyak 0,5 liter, kemudian peras kembali.
  • Air santan yang sudah didapatkan selanjutnya dimasukkan ke dalam toples yang telah dihubungkan dengan selang plastik pada bagian dasarnya.
  • Jika sudah tutuplah toples yang telah bersisi santan dengan kertas agar tidak banyak terkontaminasi oleh baktri, kemudian santan di simpan selama 6 sampai 12 jam agar terjadi pemisahan antara air dengan krim santannya.
  • Setelah air dan krim santan tampak sudah terpisah, buanglah airnya melalui selang yang sudah dipasnag pada bagian dasar stoiples, sehingga yang tertinggal di dalam stoples hanya krim santannya saja.

2.) Fermentasi dan Inkubasi

  • Timbang krim santan yang sudah kamu peroleh, untuk selanjutnya tambahkan ragi roti sebanyak o,5% dari berat krim santan tersebut lalu aduk-aduk hingga semua merata.
  • Tutup dan simpan krim santan yang telah diberi ragi roti di dalam ruang inkubasi dengan suhu 300°C selama 24 jam. Selama di inkubasi proses fermentasi oleh ragi akan berlangsung.
  • Setelah masa inkubasi sudah mencapai 24 jam, minyak VCO yang terbentuk akan terlihat berada di permukaan toples. Pisahkan minyak VCO tersebut dari bahan-bahan lainnya  yang mengendap di bawahnya, setelah itu panaskan selama 10-40 menit.

Catatan:

  1. Untuk memperoleh minyak VCO yang berwarna jernih sebaiknya sebelum diparut daging buah kelapa yang akan digunakan dikupas terlebih dahulu, sehingga bagian putihnya saja yang diparut.
  2. Peroses inkubasi selama 24 jam bukan merupakan waktu yang maksimum, agar diperoleh minyak VCO dengan jumlah yang sangat maksimum proses inkubasi dapat diteruskan hingga satu atau dua hari berikutnya.
  3. Contoh krim santan yang baik setelah difermentasi selama 24 jam tidak akan menimbulkan bau tak sedap. Timbulnya bau yang tak sedap pada krim santan yang sudah difermentasikan menandakan bahwa krim santan tersebut telah terkontaminasi oleh bakteri.
  4. Apabila saat pemisahan minyak VCO dari bahan-bahan yang mengendap di bawahnya sulit untuk dilakukan, untuk menghentikan proses fermentasi minyak dengan bahan-bahan yang mengendap tersebut kamu bisa memanaskannya pada oven yang bersuhu 800°C selama sekitar 15 menit.

Teknik ekstrasi VCO memiliki banyak cara dan metode salah satunya yaitu dengan menggunakan metode fermentasi, jika kamu ingin mencoba membuatnya kamu bisa mencoba dengan metode ini, metode fermentasi tidak begitu sulit untuk kamu coba!!!

By tami