tips membuat video wedding cinematic

Untuk bisa mengabadikan momen pernikahan tentunya tidak hanya sekedar foto pernikahan saja, namun ada tambahan seperti video pernikahan cinematic untuk kenangan di pernikahan anda nanti. Ketahuilah tips membuat video wedding cinematic dengan hasil yang memukau.

Pasalnya ada berbagai konsep video pernikahan yang bisa menjadi referensi. Salah satu contohnya adalah video cinematic. Perlu diketahui bahwa video cinematic ini sangat berbeda dengan video pada umumnya.

Video jenis ini umumnya membutuhkan 3 kamera dengan perlengkapan berbeda untuk setiap kameranya. Selain itu, juga memerlukan beberapa alat seperti tripod, ring, glidecam dan minimal silinder.

Namun meskipun kita memiliki perlengkapan di atas, tentu tidak akan lengkap jika pengguna belum menguasai ilmunya. Oleh karena itu, berikut beberapa tips video cinematic untuk wedding. Simak ulasannya.

 

Apa itu Video Ciematic?

Mungkin sebagian dari kalian bertanya-tanya, apa sebenarnya video cinematic wedding itu? kenapa harganya lebih mahal dari video pada umumnya, apa kelebihannya dan lain sebagainya?

Jadi, video cinematic wedding ini bisa diartikan secara luas. Cinematic adalah video pernikahan yang dibuat dengan mengambil gambar bergerak pada hari pernikahan. Mulai dari pagi hingga pesta pernikahan.

Mengingat pengambilan gambarnya ibarat sebuah film, tentunya untuk bisa membuat video tersebut dibutuhkan peralatan yang lengkap dan bukan hanya sekedar kamera saja.

Tak hanya itu, meski rekamannya tidak seperti rekaman pada umumnya, di sisi lain kreativitas menjadi jiwa utama dari isi sebuah pernikahan.

Apalagi didukung dengan perlengkapan kamera yang saat ini memiliki kualitas terbaik mulai dari HD, Full-HD hingga 4K. Selain itu, rangkaian pesta pernikahan dapat terangkum dengan indah dalam sebuah klip pendek namun isinya akan memiliki makna dan kesan seumur hidup.

 

Tips Membuat Video Cinematic Wedding

tips membuat video wedding cinematic

1. Perencanaan

Dari segala hal, hal pertama yang harus dilakukan dalam sebuah liputan video pernikahan adalah perencanaan. Agar kita bisa membuat video cinematic, perencanaan seperti pengambilan gambar dengan membuat denah, perencanaan dokumen dan lokasi kamera itu juga hal penting.

2. Menggunakan Lensa Prime

Perlu diketahui bahwa untuk dapat membuat video pernikahan yang sinematik diperlukan lensa khusus, salah satunya adalah lensa prime. Jadi, lensa ini menjadi salah satu kunci untuk membuat sebuah video menjadi lebih filmis dan terlihat sinematik.

3. Perhatikan komposisinya

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah komposisinya. Pasalnya, hal ini menjadi faktor dan menjadi kunci dari gambaran yang akan dihasilkan nantinya. Sehingga bisa mendapatkan komposisi gambar yang sesuai dengan keinginan.

Jadi hal yang perlu dilakukan adalah mengatur lokasinya terlebih dahulu agar kita terhindar dari kebisingan.

4. Menggunakan Depth of Field yang Dangkal

Sebaliknya, agar  bisa membuat video sinematik untuk pernikahan, gunakan F – number yang lebar. Seperti sumur F/2.8, F/3.5 atau F/5.6/, dengan menggunakan ini kalian dapat menghasilkan ruang yang lebih jelas dan sempit.

5. Melaksanakan Proses Penilaian

Selanjutnya kita masuk ke tahap akhir, sekarang untuk bisa membuat video pernikahan yang cinematic yaitu editing. Hal ini bertujuan agar nantinya kita dapat menghasilkan gambar dengan warna yang bagus pada video tersebut. Selain itu, dalam proses pasca produksi dapat mengedit setiap cuplikan.

Cara Mengenali & Memilih Video Pernikahan Sinematik

Nah untuk memilih dan mengenalinya sangatlah mudah, kalian tinggal meminta vendor yang dipilih untuk menunjukkan karya video sinematik apa saja yang telah mereka buat. Jika itu cocok maka pilihlah.

Dengan kualitas gambar yang bagus dengan tampilan HD dan pengambilan gambar menggunakan kamera DSLR, ketajaman gambar pasti akan sangat terasa, apalagi dengan background yang terlihat buram sehingga membuat video terkesan dramatis.

Berbeda dengan video biasa, video sinematik ini akan membuat kalian betah mengulangi atau memutarnya kembali. Pasalnya, video pernikahan cinematic ini rata-rata berdurasi 4 hingga 5 menit dan akan membuat kenangan yang abadi pada hari pernikahan kalian.

Di sisi lain, jumlah kamera tentunya mempunyai peranan penting dalam mengabadikan setiap momen di hari pernikahan.

Satu kamera pun bisa asal menggunakan jasa dokumentasi profesional, namun lebih baik menggunakan lebih dari 1 kamera agar hasil jepretannya lebih bagus dan variatif. Pantas saja video ini tidak akan membuat bosan untuk memutarnya kembali.

Fakta Tips Membuat Video Cinematic Wedding

tips membuat video wedding cinematic

Durasi Video

Jika dibandingkan dengan video dokumentasi pernikahan, umumnya video cinematic pernikahan rata-rata berdurasi 4 hingga 5 menit bahkan lebih namun tidak lebih dari 10 menit. Maka tak heran jika video ini sangat cocok untuk acara pernikahan, ekspres pagi, atau film pendek.

Sebagai Media Penyampaian Yang Indah

Jadi perlu diketahui bahwa dokumentasi pernikahan ini lebih mengutamakan estetika. Di sisi lain, video cinematic juga lebih banyak memainkan emosi penontonnya. Misalnya saja mereka bisa senang, terharu, sedih atau tegang.

Di sisi lain, terkadang cinematic juga ditujukan untuk hal-hal yang cukup rumit. Misalnya menyampaikan pesan yang mendalam, mengarahkan pola pikir dan menggerakkan audiens untuk melakukan sesuatu.

Proses Pembuatan Lebih Kompleks

Sebagian orang menganggap membuat video cinematic itu rumit. Pasalnya, memerlukan konsep yang baik, memiliki storyboard yang jelas, dan memiliki kemampuan videografi yang memadai.

Jika tidak ada konsep yang dituangkan dalam storyboard maka tentu saja hasil yang diperoleh tidak akan maksimal. Di sisi lain, video dokumentasi bisa membuat penonton tidak paham dengan apa yang ditampilkan. Oleh karena itu, harga jasa pembuatan video cinematic cukup mahal.

Meski durasi video pernikahan cinematic kurang lebih 4 hingga 5 menit dan harganya cukup mahal, namun hasilnya pasti akan memuaskan jika memilih vendor yang tepat pastinya.

Video Cinematic Mempunyai Efek yang Lebih Penuh

Jika pernah melihat video jenis ini, jika diperhatikan pasti akan melihat berbagai efek transisi dan gradasi warna yang akan diterapkan pada video tersebut. Nah, tujuannya agar video terlihat lebih cinematic dan terkesan berkelas.

Selain itu, video-video tersebut biasanya sangat mengandalkan pemilihan tempo dan musik yang sesuai dengan konsep. Jadi hal ini harus diperhatikan dengan matang agar penonton awam paham dengan apa yang ditayangkan dan video menjadi lebih hidup.