Orang sih taunya wortel dan minuman kelinci itu Makanan Yang Baik Untuk Kelinci yaa. Tapi kan bosen jika kelinci kesayangan diberi makan wortel terus-menerus. Nah, kalau kamu memelihara kelinci, ada beberapa makanan lain yang baik untuk Kelinci kesayanganmu.

Makanan kelinci diluar terdiri dari berbagai jenis tanaman. Mulai dari rumput-rumputan, sayuran daun, buah serta biji-bijian.

Terkadang juga terlihat memakan kulit kayu dan ranting yang lembut dalam jumlah yang tidak besar. Kelinci budidaya maupun hewan kesayangan tidak jauh berbeda dengan kelinci yang liar, tapi pemberian hijauan seperti sayuran serta buah harus dilakukan secara selektif.

Seperti juga manusia dan hewan lainnya, kelinci mempunyai tingkat toleransi tertentu terhadap makanan. Cara terbaik mengetahuinya dengan cara mencobanya dalam jumlah yang kecil kemudian melihat reaksinya.

Makanan yang baik untuk kelinci sebenarnya adalah dari jenis rumput-rumputan, biji-bijian, sayur-sayuran, serta buah dimana jenisnya sangat banyak tersedia sehingga dapat mencukupi semua kebutuhan gizinya.

Untuk kelinci yang dipelihara maupun diternakkan. Para pemilik atau peternak kelinci tentu saja susah mendapatkan banyak jenis rumput serta sayur-sayuran saat ini dialam liar.

Sehingga pakan utama kelinci muncul sebagai bentuk olahan konsentrat seperti pelet dan butiran dengan komposisi sedemikian rupa sehingga kebutuhan energi, protein, lemak, vitamin, serta mineral penting kelinci terpenuhi.

Akan tetapi kalau hanya mengandalkan konsentrat maupun pelet sebagai makanan kelinci tanpa menyelingi dengan rumput juga tidak bagus.

Selain mengandung beberapa protein, mineral penting seperti kalsium, serta kandungan senyawa yang menyehatkan, rumput-rumputan juga menjadi sumber pasokan serat yang penting buat kelinci.

Tapi tentunya tidak praktis untuk para pembudidaya atau pehobi. Apalagi untuk kepentingan budidaya kelinci intensif.

Silahkan lihat makana yang baik untuk kelinci. Berikut ini saya sajikan jenis-jenis makanan yang baik untuk kelinci serta cara pemberian makan kelinci yang saya rangkum.

 

Jenis Makanan dan Minuman Kelinci :

Ada beberapa jenis makanan ransum yang dapat dijadikan makanan kelinci. Yakni air minum, makanan alami (jerami, sayuran, buah, biji-bijian,rerumputan) serta makanan pabrikan (pelet atau konsentrat). Untuk memperoleh hasil yang maksimal, kelinci dengan pertumbuhan serta kesehatan yang baik, perlu keseimbangan ketika memberikan makan.

1. Air minum kelinci

 

Sebenarnya kelinci termasuk hewan yang tidak begitu membutuhkan air. Tapi meskipun demikian air mutlak harus tersedia sepanjang waktu. Ada mitos yang besebar, kalau sudah diberikan sayuran, kelinci tidak memerlukan minum. Hal itu tentunya keliru, kelinci tetap perlu minum!

Air minum kelinci yaitu air tawar yang bersih. Pemberian air dapat menggunakan mangkuk serta botol. Selain bersih dari bibit penyakit, jangan biarkan air yang diberikan sudah ditumbuhi ganggang. Air minum yang disajikan dengan botol kalau jarang dibersihkan terkadang ditumbuhi ganggang. Pastikan air minum tersebut tersedia selama 24 jam.

2.Jerami

 

Selain minum kelinci Makanan Yang baik Untuk Kelinci yang lain yaitu jerami,Jerami segar harus menjadi bagian utama dari diet kelinci Anda dan harus selalu tersedia setiap saat. Kelinci dewasa bisa makan timotius, rumput, dan haver, sementara kelinci yang lebih muda harus diberi makan alfalfa.

Alfalfa tidak boleh diberikan kepada kelinci dewasa karena kandungan protein dan gula yang lebih tinggi.

Jerami penting bagi kelinci karena menyediakan serat esensial yang dibutuhkan untuk kesehatan pencernaan yang baik dan membantu melemahkan gigi kelinci (yang terus tumbuh) untuk kesehatan gigi yang baik.

Menempatkan jerami di salah satu ujung kotak sampah juga akan mendorong penggunaan kotak sampah, karena kelinci cenderung makan jerami dan kotoran pada saat yang sama. Ketika memilih jerami, pastikan itu terlihat dan berbau segar.

Jangan memilih jerami yang terlihat cokelat atau berjamur atau tidak lagi berbau seperti rumput segar. Simpan jerami di tempat kering dalam wadah yang memungkinkan aliran udara agar tidak berjamur.

Membeli jerami dalam jumlah besar dari petani lokal cenderung jauh lebih ekonomis daripada membeli tas dari toko hewan peliharaan.

3.Pelet

Ini harus dibeli sehingga kelinci segar, karena kelinci akan mengubah hidungnya menjadi pelet basi. Cari pelet yang tinggi serat dan rendah protein. Anda perlu membatasi asupan pelet kelinci saat dia bertambah tua.

Pelet yang tinggi protein dapat menyebabkan obesitas dan masalah kesehatan lainnya pada kelinci. Jangan memberikan pelet yang memiliki “camilan” yang dicampur (jagung kering, dll.). Aditif ini tidak pernah sehat untuk kelinci dan dapat menyebabkan masalah pencernaan.

By Rifky Setyawan

Saya merupakan seorang penulis di bisnisusahaonline.com yang juga memiliki ketertarikan dan minat besar terhadap perkembangan teknologi, terutama teknologi IT. Saya juga senang belajar berbagai hal dan berbagi banyak informasi tentang bisnis serta tips terkini dengan komunitas kami.