Pada artikel ini saya akan menjelaskan cara pembuatan paving block dengan mesin press batako dan paving block. Paving Block (Conblock) adalah bahan bangunan untuk pijakan atau jalan, sedangkan Batako merupakan salah satau bahan bagunan penyusun dinding pada bangunan. Paving Block dan Batako sama-sama berasal dari bata concrete atau bata beton yang bisa disebut bataton dalam bahasa teknik bagunan.
Metode Cara Pembuatan Paving Block
Metode cara pembuatan paving block mengalami perubahan seiring dengan berkembangnya teknologi yang memudahkan segala pekerjaan manusia. Secara garis besar, metode pembuatan paving block dibagi menjadi dua, yaitu :
1. Metode Konvensional
Ini merupakan metode yang paling lama digunakan, dimana metode ini mengandalkan kekuatan tangan dan cetakan manual. Metode ini sering digunakan dalam industri kecil hingga industri tingkat rumah tangga karena proses pembuatannya yang terbilang cukup mudah. Produk paving block jenis manual dapat ditemui dengan mudah dan dijual pada toko-toko bangunan dengan harga yang cukup murah. Namun pada segi kualitas, paving block jenis ini tergolong cukup rendah karena tekanan yang diberikan ke pencetakan paving block tergantung kepada tenaga pembuatnya.
2. Metode Mekanis
Metode mekanis atau sering disebut metode otomatis / semi otomatis merupakan metode yang lebih baru dari metode konvensional. Pembuatan batako menggunakan mesin pencetak batako dan paving block ini tidak dapat dijumpai di sembarang tempat, hanya dapat dijumpai pada pabrik yang memproduksi paving block secara massal dalam jumlah yang banyak. Kualitas paving block yang dihasilkan dari metode ini jauh lebih baik karena daya tekan yang diberikan mesin ini terbilang cukup besar.
Keunggulan dan Kekurangan Paving Block
Berikut ini adalah keunggulan dan kekurangan yang dimiliki oleh paving block
Keunggulan Paving Block
-
Paving Block memiliki daya serap air yang baik, sehingga dapat menjaga keseimbangan air tanah di sekitar bangunan Anda
-
Paving Block relatif lebih ringan dibandingkan dengan betonan/aspal, sehingga dapat menjadikan satu penopang utama agar pondasi rumah dapat tetap stabil.
-
Dapat tampil dalam berbagai motif, bentuk, warna, dekorasi, dan desain-tidak seperti yang biasa digunakan untuk trotoar umum yang berkarakter monoton yang lazim disebut con block.
-
Lebih irit biaya dibandingkan dengan pelapisan dengan menggunakan batu alam.
-
Lebih tahan terhadap cuaca panas terik matahari dan hujan, serta tidak mudah berlubang tidak seperti aspal atau beton
-
Ketika terjadi kerusakan atau cacat, dapat dilakukan penggantian dengan cara mudah. Hanya perlu diganti atau diangkat di bagian yang rusak saja. Pembongkaran dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.
-
Lebih mudah dipasang dan tidak terlalu rumit.
-
Dapat di desain sedemikian rupa untuk tampil lebih artistik dan dijadikan eksterior yang menawan, baik untuk luasan tanah skala kecil ataupun besar, terutama pada eksterior. Paving block dapat dipadukan dalam design eksterior untuk semakin membuat rumah nyaman dan asri.
Kekurangan Paving Block
-
Pasangan Paving Block mudah bergelombang dan berubah jika pondasinya tidak dipasang dengan kuat.
-
Paving Block juga kurang cocok untuk dipasang di lahan yang dilalui kendaraan berkecepatan tinggi. Sehingga Paving Block cocok untuk dipasang di lahan yang dilalui kendaraan berkecepatan rendah saja misalnya pada jalan pedesaan atau kompleks perumahan
Cara Pembuatan Paving Block

Sebelum mempelajari cara membuat paving block, siapkan terlebih dahulu alat dan bahan yang diperlukan untuk cara pembuatan paving block.
Alat dan Bahan untuk Cara Pembuatan Paving Block :
-
Semen portland
-
Pasir yang telah diayak
-
Abu batu
-
Air
-
Kotak adukan adonan paving block
-
Mesin press batako dan paving block
-
Sekop
Langkah Langkah Cara Pembuatan Paving Block
-
Pertama, buatlah terlebih dahulu adonan sebagai bahan baku pembuatan paving block. Komposisi bahan pembuatan paving block yang digunakan adalah memakai perbandingan 1 : 3, 1 : 4, atau 1 : 5 untuk semen berbanding dengan pasir. Komposisi penyusunan bahan ini nantinya akan mempengaruhi kekuatan daya tekan paving block yang dihasilkan.
-
Tambahkan air secukupnya ke dalam adonan paving block. Pastikan adonannya tidak terlalu basah. Untuk memeriksa tingkat kebasahannya, coba genggam adonan menggunakan tangan. Kemudian bentuklah seperti bola kecil, jika permukaan adonan bola terlihat retak maka adonan tersebut kurang air. Jika adonan sudah pas maka adonan bola tidak terdapat retakan dan sedikit basah.
-
Buatlah adonan kedua dalam wadah yang terpisah dengan cara mencampurkan pasir dan semen secukupnya. Kemudian percikkan sedikit air agar semen dan pasir saling mengikat. Aduk adonan paving block hingga merata. Adonan kedua ini berfungsi untuk membungkus adonan pertama agar tidak lengket pada cetakan atau mesin press batako dan paving block.
-
Masukkan adonan paving block yang sudah siap kedalam mesin pencetak batako dan paving block dengan menggunakan sekop. Pada waktu yang bersamaan, tambahkan adonan kedua yang telah dibuat sebelumnya.
-
Kemudian press batako menggunakan lempengan besi khusus hingga padat dan merata.
-
Setelah padat, lalu keluarkan paving block dari mesin cetak dengan cara menempatkan potongan papan di atas seluruh permukaan mesin pencetak. Lalu papan akan keluar secara otomatis dengan menggunakan conveyor pallet transfer, sehingga paving block akan keluar dari alat cetakan.
-
Jangan lupa lakukan pengujian terhadap kualitas paving block. Caranya ubah posisi paving block yang baru dicetak tersebut kedalam kedaaan berdiri-tidur beberapa kali dalam jangka waktu tertentu. Paving block yang yang bagus ditandai dengan bentuknya yang selalu tetap, tidak mengalami perubahan, serta tidak rusak.
-
Proses terakhir yaitu pengeringan. Untuk proses pengeringan jangan dilakukan di bawah terik sinar matahari, namun jemur di tempat teduh agar paving block tidak terjadi retak yang menyebabkan kerusakan.
Jenis Mesin Press untuk Cara Pembuatan Paving Block

Berikut ini adalah jenis – jenis mesin press batako dan paving block yang dapat ditemukan dijual dipasaran.
1. Alat Pencetak Batako & Paving Block Manual
Alat pencetak batako ini merupakan yang paling sederhana karena alat ini berupa plat besi yang menyesuaikan bentuk paving block. Pengoperasiannya pun cukup mudah dengan memasukan bahan adonan kedalam cetakan (molding) lalu ditutup setelah itu dipukul-pukul untuk memadatkan adonan
2. Alat Pencetak Batako & Paving Block Manual Genjot
Alat pencetak batako ini cukup sederhana namun mengashilkan kualitas batako yang lebih baik dibandingkan metode sebelumya. Hal ini dikarenakan terdapat proses press dengan cara menggenjot tuas sehingga adonan menjadi lebih padat
3. Alat Pencetak Batako & Paving Block dengan Sistem Gravitation Drop & Vibrator
Mesin ini berfungsi untuk mencetak batako dan paving block menggunakan sistem Gravitation Drop & Vibrator. Adonan paving block yang sudah jadi dicetak menggunakan molding dan dipadatkan dengan beban molding atas yang dibantu dengan gaya gravitasi. Setelah itu adonan akan digetarkan menggunakan diesel ataupun motor listrik sehingga adonan di dalam molding akan merata dan padat. Paving Block yang dihasilkan dari mesin ini memiliki kualitas yang tinggi dengan tingkat kekuatan yang bergantung kepada komposisi bahan dan teknik pengoperasiannya
4. Mesin Cetak Batako & Paving Block dengan Sistem Press Hidrolik
Mesin ini berfungsi untuk mencetak batako dan paving block menggunakan sistem press hidrolik. Adonan batako dicetak menggunakan molding kemudian dipadatkan dengan tekanan tinggi menggunakan mesin press dengan kekuatan tekanan (pressure) hidrolik antara 10 ton hingga 40 ton tergantung kekuatan hidrolik dari mesin tersebut. Paving block yang dihasilkan dari mesin ini memiliki kualitas yang tinggi dengan tingkat kekuatan K300, K400 sampai +K480 keatas
Seiring dengan perkembangan zaman, mesin pencetak batako dan paving block diciptakan untuk mempermudah dalam proses pembuatan batako maupun paving block. Namun harganya yang mahal, membuat alat ini hanya digunakan pada industri pembuatan batako maupun paving block dengan skala besar. Sekian artikel tentang cara pembuatan paving block, semoga artikel ini bermanfaat, dan jangan lupa share.
Saya merupakan seorang penulis di bisnisusahaonline.com yang juga memiliki ketertarikan dan minat besar terhadap perkembangan teknologi, terutama teknologi IT. Saya juga senang dalam proses pembelajaran yang berkelanjutan dan dengan senang hati berbagi pengetahuan, terutama seputar bisnis dan tips terkini.