Dhimas Adhiyaksa Davariza Yudhaswara – Bisnis Usaha Online https://bisnisusahaonline.com Portal Informasi Berbagai Bisnis Usaha Onine Mon, 16 Nov 2020 15:49:06 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.5.3 https://bisnisusahaonline.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-bisnisusahaonline-32x32.png Dhimas Adhiyaksa Davariza Yudhaswara – Bisnis Usaha Online https://bisnisusahaonline.com 32 32 Cara Budidaya Bawang Putih di Polybag Hingga Panen https://bisnisusahaonline.com/cara-budidaya-bawang-putih-di-polybag/ Mon, 16 Nov 2020 15:49:06 +0000 http://bisnisusahaonline.com/?p=4439 Cara budidaya bawang putih di polybag merupakan salah satu alternatif untuk membudidayakan bawang putih. Membudidayakan bawang putih di polybag sendiri merupakan cara yang cukup mudah untuk anda yang tidak memiliki lahan yang cukup untuk menanam bawang putih. Bawang putih sendiri merupakan salah satu bahan utama yang sering digunakan dalam berbagai masakan. Salah satu masakan yang […]

The post Cara Budidaya Bawang Putih di Polybag Hingga Panen appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Cara budidaya bawang putih di polybag merupakan salah satu alternatif untuk membudidayakan bawang putih. Membudidayakan bawang putih di polybag sendiri merupakan cara yang cukup mudah untuk anda yang tidak memiliki lahan yang cukup untuk menanam bawang putih.

Bawang putih sendiri merupakan salah satu bahan utama yang sering digunakan dalam berbagai masakan. Salah satu masakan yang menggunakan bahan utama bawang putih adalah sayur sop.

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara budidaya bawang putih di polybag dengan baik dan benar.

Berikut ini ulasannya.

Cara Budidaya Bawang Putih di Polybag

Sebelumnya sudah dijelaskan terkait informasi tentang kandungan-kandungan yang terdapat di dalam bawang putih. Jika anda berniat untuk melakukan budidaya bawang putih rumahan atau ingin anda jadikan bisnis, berikut ini beberapa cara untuk budidaya bawang putih yang berkualitas.

Mulai dari tahap paling awal hingga ke tahap anda dapat panen sukses.

1. Menyiapkan Lahan Penanaman

Pertama-tama, untuk melakukan budidaya bawang putih tentu anda harus menyiapkan lahan dan segala peralatan yang dibutuhkan. Untuk masalah iklim, Indonesia merupakan salah satu negara yang terbaik untuk melakukan budidaya bawang putih.

Dikarenakan Indonesia sendiri memiliki iklim yang stabil untuk menanam berbagai macam tanaman termasuk salah satunya bawang putih. Untuk media tanamnya, anda bisa menggunakan polybag, pot, atau langsung ditanam saja di pekarangan rumah anda.

Dalam menanam bawang putih, tidak memerlukan lahan yang sangat luas. Bahkan, kamu bisa melakukan budidaya bawang putih pada lahan yang kecil sekalipun. Bawang putih membutuhkan tanah yang memiliki tekstur lempung berpasir serta struktur tanah yang gembur dengan pH 5,5-7.

Mulai tanam bawang putih anda dengan jarak sekitar 4 inci serta kedalaman lubang sekitar 2 inci. Masukkan bawang putih ke dalam lubang tadi dengan bagian akar menghadap ke bawah dan bagian runcingnya menghadap ke atas. Lalu, tutup dengan tanah, padatkan secara perlahan dan beri pupuk.

2. Menyiapkan Bibit Budidaya Bawang Putih di Polybag

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan untuk budidaya bawang putih adalah menyiapkan bibit bawang putih. Anda dapat menggunakan satu bonggol bawang putih untuk bibit yang biasa anda beli di pasar.

Tapi, anda juga harus tahu mana jenis bawang putih yang cocok untuk anda jadikan bibit budidaya bawang putih. Akan lebih baik jika anda membeli bibitnya di toko tanaman yang menyediakan berbagai jenis varietas dari bawang putih. Disarankan anda membeli di toko tanaman saja.

Jika anda membeli bibit budidaya bawang putih dari pasar, bisa saja bawang putih tersebut bukan berasal dari Indonesia. Bibit bawang putih yang anda beli di pasar juga cenderung susah untuk ditanam. Karena, para pedagang biasanya menambahkan bahan kimia agar bawang putih dapat bertahan lebih lama.

3. Perhatikan Waktu Penanaman Budidaya Bawang Putih di Polybag

Selanjutnya adalah memperhatikan waktu anda menanam bawang putih. Waktu untuk mulai menanam yang tepat adalah pada saat musim gugur. Jika anda menanam pada musim itu, maka bawang anda berkemungkinan memiliki ukuran yang lebih besar serta rasa yang kuat.

Akan tetapi, dikarenakan Indonesia hanya memiliki dua musim dan berada di iklim tropis, maka waktu yang tepat untuk menanam adalah pada awal musim semi. Disarankan anda memulai penanaman saat bulan Februari atau Maret.

4. Cara Merawat Bawang Putih

Ketika anda melakukan budidaya bawang putih, anda harus selalu memperhatikan dan merawat tanaman bawang putih anda. Hal ini bertujuan agar anda mendapatkan hasil budidaya bawang putih yang berkualitas.

Selalu cukupi kebutuhan air tanaman anda. Siramlah tanaman bawang putih anda setiap 3-4 hari tergantung pada cuaca. Jika tanaman bawang putih anda sudah muncul akar, anda bisa memotongnya. Ini dilakukan supaya umbi bawang anda dapat tumbuh lebih besar.

5. Menambahkan Pupuk

Anda dapat menambahkan pupuk organik atau non-organik pada tanaman bawang putih anda. Jika anda menggunakan pupuk organik, anda bisa menggunakan pupuk kandang seperti kotoran ayam atau kambing. Tambahkanlah dengan dosis masing-masing 10-20 ton/ha dan 30 ton/ha.

Selain pupuk kandang, anda juga bisa menggunakan pupuk nitrogen yang biasa digunakan 3 kali selama pertumbuhan bawang putih. Yaitu pada saat tanam, pertumbuhan tunas, dan pertumbuhan umbi.

Setelah itu, untuk dosis dari pupuk non-organik tersebut adalah 200 Kg N, 180 Kg P2O5, 60 Kg K2O, dan 142 Kg S per hektar. Kemudian, pemberian pupuk kimia cair (unsur mikro) seperti Sitozim 0,25% juga penting dalam menghasilkan bawang yang berkualitas.

Jangan lupa untuk melakukan pembasmian gulma. Karena ini merupakan salah satu langkah yang penting untuk pertumbuhan pesat bawang. Gulma sendiri dapat menghambat proses pertumbuhan, pembesaran, dan pembentukan umbi dari bawang.

6. Memanen Bawang Putih

Saat membudidayakan bawang putih, anda tentunya juga harus memahami mana tanaman bawang yang sudah siap panen. Rata-rata waktu yang dibutuhkan dalam budidaya bawang putih dari tahap awal hingga siap panen adalah 90-120 hari.

Tanda dari bawang yang sudah siap panen memiliki daun yang mulai menguning dan mati. Anda juga tidak boleh lambat dalam memanen, dikarenakan hasil umbi bawang akan mengerut dan menghasilkan rasa yang tidak enak.

Selanjutnya untuk cara memanen bawang putih yang sudah siap panen yaitu, anda bisa langsung mencabutnya menggunakan tangan. Setelah selesai dipanen, ikatlah hasil panen dengan banyak sekitar 20-30 rumpun perikat.

Lalu, jemurlah hingga batang bawang kering dan waktu yang diperlukan adalah sekitar 15 hari.

7. Pengawetan Bawang Putih

Setelah anda memanen semua bawang anda, hal selanjutnya yang perlu dilakukan selama budidaya bawang putih adalah pengawetan selama kurang lebih 2 minggu. Lakukan pengawetan ini sampai bawang tersebut kering dengan cara didiamkan.

Setelah semua kering, kulit bawang akan mengering dan umbinya semakin keras. Lalu, simpanlah di tempat yang dingin dan kering. Kemudian anda bisa menggunakan bawang putih tersebut sebagai bahan masakan, obat, atau dijual.

Bawang putih memiliki harga yang relatif tetap. Hal inilah yang membuat budidaya bawang putih menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan. Di Indonesia sendiri, para petani bawang putih sampai sekarang bisa dibilang terbatas. Maka dari itu, mungkin anda bisa memulai bisnis budidaya bawang putih rumahan.

Sekian pembahasan kali ini tentang bagaimana cara budidaya bawang putih di polybag hingga proses panen dengan baik dan benar. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan berguna bagi semua orang. Selamat mencoba teman-teman!

The post Cara Budidaya Bawang Putih di Polybag Hingga Panen appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Pemberian Pupuk Untuk Kunyit Yang Baik dan Benar https://bisnisusahaonline.com/pemberian-pupuk-untuk-kunyit/ Wed, 11 Nov 2020 15:29:20 +0000 http://bisnisusahaonline.com/?p=4371 Setelah anda tahu cara menanam kunyit, yang perlu anda ketahui selanjutnya adalah bagaimana pemberian pupuk untuk kunyit. Hal ini sendiri bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan hasil panen kunyit itu sendiri. Kunyit merupakan tanaman atau rempah-rempah yang biasa dicampur pada masakan. Salah satu contoh masakan yang dicampur kunyit adalah sayur sop. Pada kesempatan ini saya akan […]

The post Pemberian Pupuk Untuk Kunyit Yang Baik dan Benar appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Setelah anda tahu cara menanam kunyit, yang perlu anda ketahui selanjutnya adalah bagaimana pemberian pupuk untuk kunyit. Hal ini sendiri bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan hasil panen kunyit itu sendiri. Kunyit merupakan tanaman atau rempah-rempah yang biasa dicampur pada masakan. Salah satu contoh masakan yang dicampur kunyit adalah sayur sop.

Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menambahkan pupuk pada kunyit yang baik dan benar. Ini bertujuan agar tanaman kunyit anda dapat tumbuh subur dan menghasilkan kunyit yang berkualitas saat panen.

Simak ulasannya berikut ini bagaimana cara pemberian pupuk untuk kunyit.

Pemberian Pupuk Untuk Tanaman Kunyit

Kemudian cara menanam kunyit sudah anda pahami, maka langkah pemberian pupuk ini merupakan langkah yang sangat penting untuk dilakukan agar kunyit yang anda tanam mendapatkan nutrisi dengan baik, sehingga anda mendapatkan hasil panen yang berkualitas.

Gunakanlah pupuk cair organik yang menurut anda terbaik atau anda bisa menanyakan pada penjual pupuk atau petani.

Jika anda menggunakan pupuk cair organik yang bagus itu akan membantu proses pertumbuhan dan perkembangan kunyit anda.

Penggunaan pupuk juga berguna untuk memberi nutrisi tambahan yang tidak tersedia pada tanah. Selain itu, dengan pemberian pupuk yang bagus, anda juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan hasil panen tanaman kunyit yang besar.

Gunakan kombinasi antara pupuk cair dan pupuk kompos agar pertumbuhan tanaman kunyit anda semakin optimal. Pupuk cair digunakan dalam campuran air untuk penyiraman, sementara pupuk kompos bisa anda tambahkan ke media tanah yang sudah anda siapkan sebelumnya.

Oleh karena itu, pemupukan ini juga merupakan langkah yang jangan dilewatkan demi mendapatkan hasil sesuai harapan anda. Berikut ini bagaimana cara memberi pupuk pada kunyit dengan pupuk organik atau pupuk kompos:

A. Pemberian Pupuk Untuk Kunyit Yang Berumur 1-3 Bulan

  1. Siapkan alat semprot yang sudah anda isi penuh dengan air.
  2. Masukkan pupuk cair yang sudah anda beli kedalam alat semprot tersebut sebanyak 500 ml.
  3. Aduk-aduk sampai tercampur dengan baik.
  4. Setelah itu, mulai aplikasikan pada tanaman kunyit anda terutama pada bagian bawah dari tanaman serta daunnya.
  5. Lakukan langkah-langkah ini setiap minggu.

B. Penambahan Pupuk Pada Kunyit Yang Berumur 3 Bulan

Setelah tanaman kunyit anda sudah berumur kurang lebih 3 bulan, tambahkanlah nutrisi tambahan dalam skala besar.

Karena, pada saat tanaman kunyit berusia 3 bulan inilah rimpang dari kunyit tersebut mulai tumbuh dan berkembang.

Maka dari itu, penambahan pupuk dengan takaran berikut pada saat kunyit berusia 3 bulan sangat disarankan:

  1. Tambahkan dan taburkan secara merata pupuk kompos atau pupuk apapun yang sudah anda siapkan di sekitar tanaman kunyit.
  2. Lakukanlah dengan dosis kira-kira 100kg/ha atau jumlah tanaman anda sama dengan 1 ha lahan.
  3. Ulangi terus langkah-langkah tersebut setiap 4 bulan sekali.
  4. Siapkan satu alat penyemprot yang sudah berisi air penuh.
  5. Masukkan pupuk cair pilihan anda dengan takaran 250 ml kedalam tangki yang sudah terisi penuh dengan air.
  6. Lalu, aduklah sampai tercampur dengan rata.
  7. Lakukan pengaplikasian pada pangkal tanaman atau sekitar akar. Terus ulangi pengaplikasian tersebut sampai memenuhi dosis kira-kira 5kg/ha setiap 3 bulan.

Itu dia tadi bagaimana cara memupuk kunyit guna memenuhi kebutuhan kunyit anda akan nutrisi. Setelah itu, anda juga perlu tahu kalau anda sangat perlu melakukan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman kunyit anda.

Anda sangat disarankan untuk mencegah hama penyakit menggunakan produk pembasmi hama yang menurut anda cocok dan bagus bagi tanaman kunyit anda. Akan lebih baik jika anda mengaplikasikan pembasmi hama penyakit tersebut disaat anda mempersiapkan media tanam.

Karena, pengaplikasian produk pembasmi hama itu dapat mencegah adanya hama dan pertumbuhan penyakit pada tanaman kunyit anda.

Itulah tadi bagaimana cara pemberian pupuk untuk kunyit atau cara mengoptimalkan pertumbuhan kunyit anda yang sudah anda tanam. Ikuti setiap langkah-langkahnya dengan benar maka tanaman kunyit anda tumbuh baik. Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat mencoba teman-teman!

The post Pemberian Pupuk Untuk Kunyit Yang Baik dan Benar appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Menanam Daun Bawang Hingga Panen Dengan Hasil Optimal https://bisnisusahaonline.com/menanam-daun-bawang-hingga-panen/ Tue, 10 Nov 2020 02:33:31 +0000 http://bisnisusahaonline.com/?p=4361 Menanam daun bawang hingga panen dapat anda lakukan di rumah anda. Daun bawang merupakan salah satu sayuran atau bahan makanan yang sering digunakan dalam berbagai macam masakkan. Salah satu contoh makanan yang biasa menggunakan daun bawang adalah sayur sop. Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menanam daun bawang hingga panen. Berikut ini kami rangkum […]

The post Menanam Daun Bawang Hingga Panen Dengan Hasil Optimal appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Menanam daun bawang hingga panen dapat anda lakukan di rumah anda. Daun bawang merupakan salah satu sayuran atau bahan makanan yang sering digunakan dalam berbagai macam masakkan. Salah satu contoh makanan yang biasa menggunakan daun bawang adalah sayur sop.

Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menanam daun bawang hingga panen. Berikut ini kami rangkum untuk anda.

Cara Menanam Daun Bawang Hingga Panen

Yang pertama cara menanam daun bawang adalah dengan cara menanam daun bawang mulai dari benihnya atau bibit.

A. Cara Menanam Daun Bawang Hingga Panen dimulai dari Memilih Jenis Bawang

Sebelum kita masuk lebih jauh tentang cara menanam daun bawang, daun bawang merupakan tunas hijau yang sudah tumbuh sebelum umbi dari bawang mulai terbentuk. Pada dasarnya mereka adalah bawang yang masih hijau. Carilah bibit daun bawang, seperti spesies A.

Bawang perai jepang (Welsh onions), bawang merah, putih, atau bombay bisa di pilih sesuai favorit anda untuk ditanam.

  1. Jika anda jika anda tidak ingin menanam daun bawang dari benih, selanjutnya pilihlah bawang merah, putih atau siung bawang untuk ditanam. Biasanya terlihat seperti umbi-umbi kecil yang berakar dan diikat dengan karet gelang atau tali.
  2. Anda dapat memilih mana yang anda ingin untuk menjadi daun bawang saja atau umbi bawangnya untuk tumbuh.

B. Siapkanlah Area untuk Anda Menanam Daun Bawang

Cara menanam daun bawang selanjutnya terserah anda ingin menanam daun bawang di halaman rumah atau sekedar menanam di pot, yang penting tempatnya memiliki sinar matahari dan air yang cukup.

  1. Coba untuk gali tanah hingga 30 cm dan gunakan kompos, tepung darah, atau bahan organik lainnya untuk memperkaya tanah dengan nutrisi. Bertujuan untuk memastikan daun bawang tumbuh kuat serta sehat, dan terus memproduksi tunas selama musim tanam.
  2. Pastikan batu-batu, ranting-ranting dan rumput-rumput liar dibersihkan sebelum anda menggali dan mengerjakan tanahnya.
  3. Anda dapat menggali tanah menggunakan sapu taman jika Anda bekerja pada bidang kecil. Untuk area lebih besar, beli atau sewa kultivator untuk mempermudah pekerjaan.
  4. Kalau anda hanya ingin untuk menanam beberapa daun bawang, anda dapat mempersiapkan sebuah pot dengan tanah kaya kompos daripada menanamnya di tanah.

C. Mulai Menanam Bibit atau Siung Daun Bawang

Segera setelah tanahnya dapat digunakan. Cara menanam daun bawang selanjutnya adalah kita harus menunggu sekitar empat minggu sebelum musim semi berakhir. Setelah itu, saatnya kita untuk menanam bibit atau siung yang sudah disiapkan sebelumnya. Kemudian, jika sudah disiapkan bibitnya, taburkan dengan banyak sedalam sekitar 1,5 cm dalam baris yang diberi jarak terpisah 0,3 m.

  1. Dan jika anda hanya memiliki siung, tanam dengan sisi akar ke bawah, 5 cm terpisah sedalam 3 cm, dalam baris yang diberi jarak terpisah 0.3 m. Siram area tamannya secara menyeluruh.
  2. Bibit dari bawang akan mulai bertunas ketika tanahnya bersuhu diantara 65-86 derajat Fahrenheit (18,33 – 30 derajat Celsius). Hal ini akan perlu diperhatikan hingga sekitar satu bulan bagi bibit bawang untuk bertunas.
  3. Jika lingkungan anda beriklim dingin dengan musim semi yang terlambat, anda dapat mulai menanam bibit di dalam ruangan sekitar delapan minggu sebelum musim semi berakhir.
  4. Setelah itu, tanam bibit dalam biji yang sudah disiapkan di gambut sebagai pot permulaan dan jaga agar tetap tersiram.
  5. Lalu letakkan bibit yang sudah anda tanam pada ruangan hangat dan terkena cahaya selama periode bertunas. Jika tanah yang ada diluar cukup hangat untuk digunakan, pindahkan bibit ke taman atau pot lebih besar.

D. Selalu Rapikan Sekitar Tanaman Daun Bawang Jika Diperlukan

  1. Saat daun bawang anda sudah muncul tunas hijau, tentukan apakah akan membuangnya untuk memberikan lebih banyak ruang. Daun bawang tumbuh dengan baik dalam tandan, tapi untuk hasil paling baik tanaman yang sudah dewasa harus diberi jarak 6-9 cm terpisah.
  2. Lihat area tanam anda dan buang bibit yang jelek jika diperlukan.

E. Taburkan Sisa Tanaman Daun Bawang di Antara Bibit-bibit

  1. Tutupi tanah di sekitar bibit dengan potongan rumput, jerami pinus atau potongan halus kulit pohon. Ini bertujuan untuk menghalangi rumput liar yang tumbuh dan menjaga kelembapan tanah yang merata.
  2. Anda dapat melewati langkah ini jika anda menanam daun bawang dalam pot, karena rumput liar tidak akan menjadi masalah dan anda dapat lebih mudah mengontrol tingkat kelembapan.

F. Siram Tanaman Daun Bawang dengan Teratur

Hal yang paling dibutuhkan daun bawang adalah kelembaban tanah yang merata selama musim tanam. Selalu, siram tanaman bawang anda dengan 3 cm air per minggu. Untuk pertumbuhan optimal, tanah tidak perlu basah, tapi perlu lembap.

  1. Sirami area tanam setiap beberapa hari atau ketika mulai terlihat kering dan berdebu.
  2. Salah satu cara untuk menentukan apakah bawang anda perlu disiram adalah dengan menguji kondisi tanah. Coba untuk memasukkan jari anda, hingga ruas jari kedua, pada bagian tanah yang dekat dengan tanamannya.
  3. Jika Anda merasa bahwa tanahnya kering, sirami. Kalau tanahnya terasa sudah cukup basah, tidak perlu khawatir untuk menyirami, dan ulangi lagi pengujian dalam beberapa hari. Ketika daerah anda sudah terkena hujan akhir-akhir ini, anda mungkin tidak perlu menyirami.

G. Mulai Panen Daun Bawang Anda Jika Sudah Cukup Besar

  1. Jika sudah mencapai tiga sampai empat minggu, tunas hijau akan sepanjang 15-20 cm dan sudah siap dimakan. Panen dengan menarik seluruh tanaman dari tanah. Tanamannya masih belum memiliki umbi yang terbentuk. Kedua bagian putih serta hijau daun bawang akan memiliki aroma dan rasa yang harum.
  2. Jika anda memilih beberapa tanaman untuk tumbuh menjadi bawang, biarkan saja mereka di tanah. Biasanya bagian bawah dari tanaman akan mulai membentuk umbi, yang akan siap dipanen.
  3. Dan kalau anda hanya ingin menggunakan daun bawangnya saja tapi tidak membutuhkan bagian putih yang dekat dengan akar, gunakan saja gunting untuk memotong bagian atas. Cukup sisakan 3-6 cm dan anda dapat memanennya terus ketika sudah mencapai 15-20 cm.
  4. Daun bawang akan memiliki rasa yang semakin kuat dengan semakin dewasanya tanaman.

Sekian rangkuman kali ini. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Saya harapkan anda bisa mempraktekkan langkah-langkah tersebut yang sudah saya berikan. Selamat mencoba!

The post Menanam Daun Bawang Hingga Panen Dengan Hasil Optimal appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Persiapan Media Tanam Bunga Matahari Dengan Mudah https://bisnisusahaonline.com/persiapan-media-tanam-bunga-matahari/ Thu, 05 Nov 2020 05:18:19 +0000 http://bisnisusahaonline.com/?p=4346 Dalam menanam bunga matahari, kita perlu melakukan persiapan media tanam bunga matahari terlebih dahulu. Bunga matahari merupakan tanaman hias yang bisa diolah juga menjadi makanan ringan bahkan diolah menjadi sop bunga matahari. Pada kesempatan ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara melakukan persiapan media tanam bunga matahari sebelum kita mulai menanam. Persiapan yang dilakukan tidaklah begitu […]

The post Persiapan Media Tanam Bunga Matahari Dengan Mudah appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Dalam menanam bunga matahari, kita perlu melakukan persiapan media tanam bunga matahari terlebih dahulu. Bunga matahari merupakan tanaman hias yang bisa diolah juga menjadi makanan ringan bahkan diolah menjadi sop bunga matahari.

Pada kesempatan ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara melakukan persiapan media tanam bunga matahari sebelum kita mulai menanam. Persiapan yang dilakukan tidaklah begitu sulit dan anda bahkan bisa melakukannya sendiri di rumah. Dalam menanam bunga matahari juga bisa dilakukan pada berbagai media.

Beberapa media tanam bunga matahari, yaitu pot, polybag, botol, dan bahkan dalam menanam bunga matahari juga bisa dilakukan dengan metode hidroponik. Teknik hidroponik memungkinkan bunga matahari yang anda tanam lebih berkualitas dan menghasilkan kuaci yang bernutrisi.

Berikut ini pembahasan singkatnya.

Persiapan Media Tanam Bunga Matahari

Tahapan yang perlu anda lakukan sebelum menanam bunga matahari, yaitu memulai persiapan media tanam. Jika anda menanam bunga matahari dengan lahan yang cukup luas, maka ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk menunjang pertumbuhan tanaman bunga matahari.

Selain itu bisa juga anda menanam bunga matahari pada pot atau polybag, berikut tahapan yang perlu anda terapkan:

A. Cara Pengolahan Lahan Tanam Secara Tepat

  1. Media tanam untuk bunga matahari dari kombinasi tanah dan kompos yang di campur dengan perbandingan 3:1.
  2. Gunakanlah pupuk kompos agar nutrisi pada kompos menyatu dengan tanah karena mengandung unsur hara makro dan mikro yang membuat tanah menjadi subur. Selain pemberian pupuk kompos pemberian pupuk dengan takaran dosis 150 kg/ha dengan cara ditebar secara merata ke sekitar lahan.
  3. Kombinasi selanjutnya anda bisa menggunakan pupuk cair sebagai salah satu stimulant atau booster tanah yang akan memaksimalkan kualitas tanah. Dengan takaran dosis 5 kg/ha dengan 1 gelas air, untuk pengaplikasiannya dengan menyemprot pada tanah dalam kondisi tanah basah atau lembab.

B. Persiapan Media Tanam Dalam Pot atau Polybag

Selain menanam pada lahan atau kebun yang luas, anda juga bisa membudidayakan Bunga matahari dalam skala besar hanya dengan media pot.

Dalam cara menanam bunga matahari, bunga matahari tidak membutuhkan persyaratan yang khusus tetapi tetap di sarankan untuk menyiapkan tanah yang gembur untuk memudahkan proses penyerapan air.

Berikut Tahapan Menanam Bunga Matahari Dalam Pot:

  1. Penanaman benih ke media di jalani dengan metode menancapkan bagian yang runcing kuaci ke media tanam jangan di benamkan seluruhnya serta sisakan bagian atas untuk tetap timbul permukaan.
  2. Pembibitan bunga matahari bisa di semaikan pada polybag ataupun pot. Kombinasi pada polybag menggunakan tanah, kompos serta arang sekam dengan perbandingan 1: 1: 1.
  3. Untuk mengoptimalkan perkembangan, anda dapat menambahkan pupuk organik dengan metode disebar secara menyeluruh kedalam pot.
  4. Setelah itu anda dapat mengkombinasikannya dengan pupuk cair dengan takaran dosis 25 ml/pot dengan metode menyemprot secara menyeluruh kedalam tanah.
  5. Sehabis itu di siram dengan air seperlunya serta tempatkan pada ruang yang tidak terpapar cahaya matahari langsung. Penyiraman di jalani teratur supaya tumbuhan lembab.

Itu dia tadi bagaimana cara melakukan persiapan media tanam bunga matahari dengan baik dan benar. Apakah anda tertarik untuk menanam bunga matahari sendiri dan menghasilkan kuaci sendiri?  Semoga informasi kali ini dapat bermanfaat untuk kita semua dan jika anda berminat untuk mencoba maka selamat mencoba!

The post Persiapan Media Tanam Bunga Matahari Dengan Mudah appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Budidaya Bawang Merah Bermutu Hingga Proses Pemanenan https://bisnisusahaonline.com/budidaya-bawang-merah-bermutu/ Tue, 03 Nov 2020 02:37:38 +0000 http://bisnisusahaonline.com/?p=4335 Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan cara menanam bawang merah atau budidaya bawang merah bermutu. Bawang merah merupakan bahan makanan sayur sop yang biasa sering digunakan oleh orang Indonesia. Budidaya bawang merah merupakan peluang usaha yang cukup menjanjikan. Karena, bawang merah merupakan bumbu dapur yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Berikut ulasannya untuk anda. […]

The post Budidaya Bawang Merah Bermutu Hingga Proses Pemanenan appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan cara menanam bawang merah atau budidaya bawang merah bermutu. Bawang merah merupakan bahan makanan sayur sop yang biasa sering digunakan oleh orang Indonesia.

Budidaya bawang merah merupakan peluang usaha yang cukup menjanjikan. Karena, bawang merah merupakan bumbu dapur yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia.

Berikut ulasannya untuk anda.

Keuntungan Budidaya Bawang Merah Bermutu

Banyak Manfaat

Bawang merah memiliki banyak manfaat. Mulai dari untuk kebutuhan bumbu dapur, hingga dijadikan obat untuk mencegah mual dan muntah.

Bawang merah juga dapat meningkatkan kesehatan karena kandungan vitamin C, B6, B9, yang berguna untuk mengoptimalkan penyerapan zat besi, membantu pembentukan sel darah merah, dan sederet manfaat lainnya.

Laku Keras di Pasaran

Dengan banyaknya manfaat bawang merah, maka permintaan pasar pun selalu ada untuk tanaman yang satu ini. Bawang merah bisa dijual di daerah mana saja (baik di daerah desa maupun perkotaan), dengan harga yang relatif sama. Harga jualnya memang terbilang stabil.

Cara Budidaya Bawang Merah

1. Memilih Bibit

Langkah awal yang harus dilakukan dalam budidaya bawang merah adalah memilih bibit. Tanaman bawang merah ditanam dengan cara menaruh umbi. Pastikan umbi bawang merah yang dijadikan bibit berkualitas baik.

Bibit yang bagus memiliki ciri-ciri berupa warna bawang yang mengkilat, tidak keropos atau terlihat dirusak hama maupun terkena penyakit hama.

Berat umbi yang dijadikan bibit sekitar 3 sampai 4 gram. Bibit direndam dahulu dengan cairan Hormon Organik sehari sebelum ditanam, selama 10 menit saja.

Setelah itu, taburi dengan serbuk Gliocladium dan Trichoderma yang bisa dibeli di toko kebutuhan pertanian. Tujuannya adalah untuk mencegah penyakit pada bibit. Potong bagian atas umbi sedikit sebelum ditanam.

2. Mengolah Lahan

Budidaya bawang merah dilakukan di atas tanah yang sudah diolah sedemikian rupa, serta aerasi yang baik. Kemudian cara untuk mengolah lahan budidaya bawang merah yakni dengan membajak tanah dengan kedalaman 30 cm, lalu taburkan pupuk kandang dan serbuk Gliocladium dan Trichoderma. Biarkan selama seminggu.

Lalu, buat lah bedengan dengan tinggi sekitar 30 cm dan lebar 75 cm. Pasang mulsa plastik untuk menjaga kelembaban tanah dan mencegah tumbuhnya rumput liar.

3. Menanam Bibit

Sebelum memasukkan bibit ke tanah, basahi dulu tanah tersebut. Lalu dilubangi sesuai penempatan setiap satu bibit dengan jarak 15 cm x 15 cm, 15 cm x 20 cm, atau 20 cm x 20 cm. Tak perlu memasukkan bibit terlalu dalam ke tanah, cukup sekadar tertutup dengan tanah saja.

4. Memelihara Pertumbuhan Budidaya Bawang Merah Bermutu

a. Pemberian Nutrisi

Kemudian, cara budidaya bawang merah selanjutnya adalah dengan memelihara dan memantau pertumbuhan bibit. Lalu, setelah 7 hari ditanam, berikan semprotan POC GDM sebanyak 2 gelas air mineral untuk setiap tangkinya seminggu sekali.

Fungsinya untuk mendorong pertumbuhan bawang merah agar lebih maksimal. Lakukan proses penyemprotan pada waktu pagi hari pukul 09.00 dan sore hari pukul 16.00.

Ketika bawang merah sudah berusia 10 hari, 20 hari dan 35 hari, baru diberi pupuk anorganik. Pemberian pupuk anorganik sebenarnya merupakan pilihan.

Karena saat ini sudah banyak pelaku usaha budidaya bawang merah organik yang tak menggunakannya. Bawang merah organik memiliki harga jual yang lebih mahal, karena membutuhkan pemeliharaan yang ekstra.

b. Penyiraman

Siramlah bawang merah dengan intensitas dua kali sehari pada pagi dan sore hari. Jika hujan atau embun turun, penyiraman dengan air bersih juga diperlukan untuk mencegah penyebaran penyakit.

Setidaknya, kamu harus tahu kebutuhan penyiraman ini diperlukan agar tanaman tidak layu. Jika ada tanaman yang tumbuh kurang baik atau bahkan mati, segera tanam dengan tanaman yang baru.

c. Pengendalian Hama dan Penyakit

Agar dapat mencegah datangnya hama dan penyakit pada budidaya bawang merah, penggunaan pestisida kimia adalah pilihan terakhir yang dilakukan. Jadi, terapkan dulu pengendalian hama terpadu dengan bahan-bahan alami.

Langkahnya seperti menyiram tanaman dengan air bersih setelah hujan, pengaplikasian fungisida (kandungan tembaga hidroksida dan iprodiom) untuk menghindari bercak daun, pengaplikasian serbuk Gliocladium dan Trichoderma, memotong daun yang termakan ulat, serta pengaplikasian insektisida.

5. Panen

Masa panen bawang merah yakni pada hari ke-70 atau 80 setelah ditanam. Bawang merah yang siap panen ditandai dengan umbi bawang merah yang menyembul ke permukaan tanah, serta daun yang merebah.

Cabut tanaman dan langsung bersihkan dari segala kotoran. Lakukan penjemuran di bawah sinar matahari agar tak lembab, kemudian gantung atau diletakkan di atas para-para.

Jika kamu melakukan penyimpanan dengan cara tepat seperti ini, umbi bawang merah bisa bertahan hingga 1 sampai 2 tahun lamanya.

Itu tadi pembahasan kali ini tentang bagimana cara budidaya bawang merah bermutu yang sudah kami rangkum untuk anda. Semoga bermanfaat!

The post Budidaya Bawang Merah Bermutu Hingga Proses Pemanenan appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>