Strategi Pemasaran Produk VCO (Virgin Coconut Oil) dapat menjadi kunci kesuksesan dalam memasarkan produk ini. Berikut beberapa langkah yang dapat membantu dalam mengembangkan pasar dan meningkatkan penjualan VCO:
Strategi pemasaran produk VCO

Minyak kelapa murni atau dikenal dengan Virgin Coconut Oil (VCO) sangat berpeluang untuk sebagai produk agribisnis olahan kelapa Indonesia karena memiliki dikembangkan nilai ekonomis yang tinggi.
Menurut Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (2017), tren permintaan minyakk VCO dunia mengalami kenaikan hingga mencapai rata-rata 1,8% per tahun selama 2011 hingga 2015. Indonesia sendiri menjadi supplier minyak VCO terbesar kedua di dunia pada tahun 2015 hingga sebesar 24,7%, atau setara dengan 364,4 juta USD.
Karena negara Amerika Serikat merupakan importir terbesar pada tahun 2018 dengan hingga capaian 487 juta USD. Amerika Serikat juga memiliki potensi pasar yang cukup besar terhadap permintaan minyak VCO Indonesia dengan estimasi sebesar 218 juta USD.
Minyak VCO di Pasar Global
Peluang usaha VCO memiliki citra kuat di pasaran global khususnya negara Amerika Serikat dan Eropa, sebagai minyak yang sehat. Hal ini disebabkan oleh kandungan lauric acid nya yang tinggi (sekitar 50%) dan tidak ada trans-fatty acid pada minyak VCO.
Ditambah lagi dengan kandungan PFA nya (polyunsaturated fatty acid) lebih rendah daripada minyak nabati yang lainnya. Sehingga, minyak ini terbukti dapat untuk menurunkan kadar kolesterol dan obesitas.
Khasiat minyak VCO diuji dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan menanggulangi penyakit virus seperti HIV. Hal inilah yang menyebabkan permintaan minyak VCO besar dan meningkat di pasar global. Meskipun pasar ini spesifik bagi orang-orang yang sadar akan kesehatan, ini memiliki prospek yang bagus di masa mendatang terutama di negara-negara maju.
Minyak VCO bisa dikonsumsi secara langsung ataupun sebagai minyak goreng dan bahan makanan. Selain itu, minyak VCO juga dapat dijadikan bahan-bahan untuk kosmetik.
Namun, tidak sembarang produk minyak VCO yang bisa berpotensi masuk ke dalam pasar global terlebih pada negara-negara maju. Terdapat standar kualitas yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Minyak VCO yang berkualitas tinggi harus beraroma dan berbau seperti kelapa, tidak boleh berbau tengik, dan mudah cair. Lalu, secara visual harus terlihat jernih, bening, dan tanpa ada warna.
Berikut ciri-ciri VCO berkualitas terbaik:
- Mempunyai aroma kelapa yang kuat, memiliki rasa yang segar dan nikmat.
- Warnanya bening atau jernih. Hal ini menandakan bahwa kandungan airnya sangat minim, tidak mengalami lemak yang teroksidasi, atau adanya bahan-bahan tambahan.
- Tidak menggunakan bahan-bahan kimia apapun, contohnya seperti; pengawet, pewarna, atau pengharum buatan.
- Mempunyai kandungan nutrisi yang cukup tinggi, seperti; asam lemak rantai medium (MCTs), antioksidan, vitamin E, dan lain sebagainya.
- Berbahan dasar dari buah kelapa tua organik, berasal dari sebuah perkebunan yang dipelihara dan diolah secara organik, tanpa adanya pestisida dan pupuk kimia.
- Mempunyai tingkat kekentalan yang ideal artinya tidak terlalu kental ataupun tidak terlalu cair.
Menurut data, pasar yang paling potensial untuk saat ini melakukan ekspor produk minyak VCO Indonesia adalah negara Amerika Serikat. Bahkan, Amerika Serikat memiliki potensi pasar yang begitu besar terhadap permintaan minyak VCO Indonesia yang diestimasikan sebesar 218 juta USD.
Juga masih terdapat 58% potensi pasar tersebut yang belum terealisasikan senilai 127 juta USD (setara 1.8 triliun Rupiah). Sayangnya, untuk saat ini produk minyak VCO Indonesia belum siap dilihat dari segi standar dan sertifikasi untuk melakukan ekspor ke pasar Eropa yang sebetulnya juga memiliki potensi besar bagi produk minyak VCO. Tapi tentang saja tidak menutup kemungkinan kamu untuk membuka usaha ini karena didalam negri juga minyak ini sudah sanggat populer.