Cara Membuat Emping Jengkol

Jengkol termasuk bahan makanan yaitu berupa lalab, dan untuk saat ini harga jengkol memang lumayan mahal, harganya hampir menyamai daging. Banyak jenis makanan yang terbuat dari bahan dasar jengkol, contohnya keripik jengkol ini yang akan saya bagikan untuk anda semua penggemar jengkol.
Jengkol dikenal karena baunya yang khas,akan tetapi ternyata jengkol mempunyai khasiat yang luar biasa. Berikut adalah penjelasan Cara Membuat Emping Jengkol yang renyah sekali dan juga pengertian yang lainnya.
Cara Membuat Emping Jengkol
Bahan Cara Membuat Emping Jengkol:
- 1 kg jengkol
- 2 kg tepung tapioca
- 300 ml air hangat
- 50 gr bawang putih yang sudah dihaluskan
- 2 liter minyak goreng
- Penyedap rasa secukupnya
- Garam secukupnya
Cara Membuat Emping Jengkol :
- Pertama bersihkan jengkol, lalu kupas, cuci sampai benar benar bersih, kemudian rendam dalam air bersih selama kurang lebih 20 menit kemudian kalau sudah ganti air rendamannya dan rendam kembali selama 20 menit. Lakukan sampai minimal 3 kali,jika sudah Angkat dan tiriskan
- Kedua siapkan panci tuang air dan masukan jengkol , tambahkan garam kemudian rebus jengkol sampai kulit arinya mengelupas, angkat dan tiriskan.
- Bersihkan kulit ari jengkol, kemudian tumbuk sampai halus. Tambahkan tepung tapioka, bawang putih halus, air hangat, garam dan juga tidak lupa penyedap rasa, uleni sampai semua bahan tercampur rata.
- Bentuk bulat memanjang seperti lontong, bungkus dengan daun pisang atau bisa juga plastik, lalu kukus Selama sekitar 40 menit atau sampaai matang lalu angkat dan dinginkan.
- Setelah dingin iris tipis –tipis adonan kemudian jemur sampai benar-benar kering.
- Setelah kering, goreng keripik dalam minyak banyak dan dengan api yang sedang, goreng sampai matang lalu angkat dan tiriskan.
Manfaat Jengkol
1. Sumber Protein
Seperti yang Anda tahu bahwa tubuh membutuhkan asupan protein yang harus cukup. Umumnya, kita mendapatkan asupan protein tersebut dari daging, tahu, tempe, susu, dan juga makanan lainnya.
Tahukah kalian bahwa jengkol dapat menjadi sumber protein? Kandungan protein yang ada di dalam jengkol juga dipercaya melebihi dari kandungan protein dalam kacang hijau.
Akan tetapi, yang perlu kita perhatikan adalah jangan mengonsumsi jengkol terlalu banyak dan konsumsilah dalam porsi dan jumlah yang wajar. Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.
2. Mencegah Penyakit Maag
Mempunyai kebiasaan menunda makan atau telat makan akan menyebabkan timbulnya penyakit maag. Jika Anda mempunyai penyakit maag, maka akan berdampak pada lambung anda dan tentu saja akan sangat berbahaya.
Manfaat makan jengkol secara rutin ternyata dapat mencegah penyakit maag. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan jika tikus yang makan jengkol cenderung terlindungi dan terhindar dari gangguan pencernaan, seperti maag. Oleh sebab itu, mulai sekarang jangan membenci jengkol!
3. Menangkal Radikal Bebas
Jika tubuh anda kekurangan antioksidan, maka racun atau radikal bebas akan mudah masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit. Sebaiknya, mulai dari sekarang Anda rutin mengonsumsi jengkol.
Hal ini karena jengkol mengandung banyak antioksidan yakni polifenol, terpenoid, dan alkaloid yang mampu melawan radikal bebas di dalam tubuh yang dapat menyebabkan penyakit jantung, diabetes, dan gangguan metabolik yang lainnya.
4. Pembentukan Jaringan Tubuh
Kandungan protein yang tinggi dalam jengkol bisa membantu pembentukan jaringan di dalam tubuh. Kandungan protein jengkol jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan kandungan protein pada kacang hijau dan keledai.
5. Mencegah Anemia
Jengkol juga kaya akan zat besi di mana zat besi merupakan peran yang sangat penting untuk mencegah dan mengatasi kekurangan produksi sel darah merah yang ada di dalam tubuh. Anda tentu tahu bahwa ketika tubuh kekurangan zat besi, produksi sel darah merah akan menjadi berkurang.
Akibatnya, suplai oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh setiap sel dalam tubuh juga akan menjadi berkurang. Efek kurangnya suplai oksigen dan nutrisi ke sel akan menurunkan fungsi atau kinerja dari sel.
Tidak heran jika seseorang mempunyai kekurangan zat besi, dia akan terlihat lemah, mudah lelah, dan putus asa. Nah, untuk Anda para wanita, ketika sedang menstruasi, mengonsumsi jengkol sangat disarankan jika tubuh Anda tidak kekurangan zat besi karena jumlah darah menstruasi keluar dari tubuh.
6. Mencegah Tulang Yang Rapuh Dan Memperkuat Tulang Dan Gigi
Selain ada zat besi dan protein, kandungan zat lain yang ada di dalam jengkol adalah kalsium dan fosfor. Dua zat ini adalah zat yang dibutuhkan oleh tulang kita.
Kalsium dan fosfor bisa mencegah tulang rapuh (osteoporosis). Jadi sering mengonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup dapat membuat tulang di tubuh Anda menjadi lebih kuat.
Saya, seorang penulis di bisnisusahaonline.com, memiliki ketertarikan yang besar terhadap perkembangan teknologi, terutama di bidang IT. Saya senang dalam proses belajar yang berkelanjutan dan dengan senang hati berbagi wawasan seputar bisnis serta tips terkini dengan pembaca kami.