Ary Candra – Bisnis Usaha Online http://bisnisusahaonline.com Portal Informasi Berbagai Bisnis Usaha Onine Thu, 17 Dec 2020 03:17:54 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.5.3 http://bisnisusahaonline.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-bisnisusahaonline-32x32.png Ary Candra – Bisnis Usaha Online http://bisnisusahaonline.com 32 32 Membuat Media Tanam Rockwool Untuk Tanaman Dengan Hasil Terbaik http://bisnisusahaonline.com/rockwool-untuk-tanaman/ Thu, 17 Dec 2020 03:17:54 +0000 http://bisnisusahaonline.com/?p=4519 Saat ini, rockwool digunakan untuk menanam berbagai macam sayuran, rempah-rempah, dan bunga di seluruh dunia. Rockwool hortikultura diproduksi pada peralatan khusus menggunakan konfigurasi serat yang bervariasi agar sesuai dengan fase tanaman yang akan digunakan produk. Biasanya, serat isolasi rockwool mengusir air karena minyak mineral alami ditambahkan ke dalamnya. Rockwool hortikultura berkualitas tinggi, yang mampu menyerap […]

The post Membuat Media Tanam Rockwool Untuk Tanaman Dengan Hasil Terbaik appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Saat ini, rockwool digunakan untuk menanam berbagai macam sayuran, rempah-rempah, dan bunga di seluruh dunia. Rockwool hortikultura diproduksi pada peralatan khusus menggunakan konfigurasi serat yang bervariasi agar sesuai dengan fase tanaman yang akan digunakan produk.

Biasanya, serat isolasi rockwool mengusir air karena minyak mineral alami ditambahkan ke dalamnya. Rockwool hortikultura berkualitas tinggi, yang mampu menyerap air dengan baik.

Ini, dikombinasikan dengan rongga udara berlimpah di dalam rockwool, memungkinkan untuk pembasahan yang merata dan tetap memungkinkan drainase yang baik . Sebagai bonus tambahan, rockwool hortikultura tidak pernah kehilangan kemampuannya untuk mengambil air.

 

Tanaman yang dapat Anda Tanam di Rockwool

media tanam rockwool

Sayuran umum yang ditanam di rockwool termasuk tomat, mentimun, paprika, dan sayuran hijau. Selada yang ditanam secara komersial sering dimulai dalam kubus rockwool sebelum dipindahkan ke sistem NFT di dalam greenhouse hidroponik.

Terong, melon, dan berbagai tanaman bumbu juga berkinerja baik ketika ditanam di rockwool, dan banyak bunga ditanam di rockwool seperti mawar dan gerbera.

 

Tips Umum Menggunakan Media Tanam Rockwool

 

Menggunakan Kembali Rockwool

Rockwool sebenarnya adalah berbahan baku mineral, sehingga dia tidak biodegradable. Butuh waktu lama untuk menghancurkannya menjadi partikel-pertikel kecil. Selain itu sebenarnya rockwool adalah media tanam yang dapat digunakan kembali berulang-ulang. Ya! Itu tadi, karena rockwool berasal dari batuan vulkanik.

Namun kebanyakan orang mengira bahwa rockwool adalah media tanam sekali pakai. Mengapa? Karena hampir semua petani komersial dan petani rumahan di Indonesia menggunakan rockwool yang berukuran kecil. Biasanya rockwool akan pecah tercabik-cabik oleh pertumbuhan tanaman yang semakin besar.

Selanjutnya serpihan rockwool terbawa air irigasi yang sering juga mengumpul pada beberapa titik pada gully NFT hidroponik. Kumpulan serpihan ini biasanya menjadi tempat tumbuhnya lumut yang sangat mengganggu.

Ternyata rockwool dapat digunakan berulang-ulang, jika potongan rockwool yang digunakan berukuran besar. Lalu bagaimana cara menggunakannya kembali untuk menanam?

Sebelum menggunakan kembali rockwool, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Air panas tidak akan bekerja untuk mensterilkan rockwool bekas. Anda hanya perlu untuk mengeringkan sampai kering. Anda bisa menjemurnya sampai kering, karena akan membantu membunuh jamur potensial atau masalah hama yang tersisa.

 

Masalah Kesehatan

Ada beberapa masalah kesehatan terkait dengan rockwool. Persepsi adalah bahwa debu batu dapat terhirup dan menyebabkan iritasi. Setiap kali Anda mencampur media tanam kering, masker debu direkomendasikan untuk kenyamanan.

MSDS (Material Safety Data Sheet) mengklasifikasikan rockwool sebagai bio-larut dan dalam bentuk keringnya dapat menyebabkan iritasi mekanis superfisial (non-alergi), seperti gatal-gatal dan terkadang membuat bersin-bersin. Untuk menghindari ketidaknyamanan, cukup basahi balok dan kubus rockwool saat menggunakan rockwool.

 

Mencegah Alga

Seperti halnya media apa pun dengan permukaan lembab yang mengandung larutan nutrisi , rockwool adalah tempat yang bagus bagi alga atau lumut untuk tumbuh ketika basah dan banyak terpapar cahaya. Hal ini juga dapat terjadi pada tangki nutrisi Anda, pipa input dan output dan area basah lainnya di sistem hidroponik Anda.

Pertumbuhan ganggang dapat dicegah dengan menjaga cahaya mencapai rockwool (dan area basah lainnya) dengan menutupinya dengan terpal plastik, penutup naungan atau banyak bahan lainnya.

 

Menyeimbangkan pH

Batu kapur di rockwool membuat pH alami yang tinggi yang tidak disukai sebagian besar tanaman, meskipun rockwool sendiri sebenarnya memiliki pH netral . Masalah pH dapat diperbaiki dengan merendam rockwool baru selama 30 menit atau lebih untuk unit yang lebih besar, dan sekitar satu menit untuk unit kecil hingga sedang sebelum digunakan.

Hal ini akan melibatkan sedikit lebih banyak waktu daripada media tanam lainnya, tetapi banyak petani merasa upaya ekstra ini sepadan karena rockwool menawarkan hasil yang lebih tinggi daripada banyak media tanam dengan biaya lebih rendah.

 

Tips Keseimbangan pH:

  • Rendam dengan pH 5,5 sampai jenuh penuh
  • Bilas dengan larutan nutrisi seimbang Anda
  • Pindah tanam ke dalam sistem pertumbuhan Anda

 

Cara Menanam Menggunakan Media Tanam Rockwool

Biasanya, petani menggunakan 1 inch atau sekitar 2,5 cm kubus rockwool untuk memulai benih. Untuk tanaman sayuran, dimungkinkan untuk menanam dua biji per rockwool. Saat menanam herbal, gunakan tidak lebih dari empat biji per kubus. Setelah beberapa hari, Anda akan melihat tanaman mulai tumbuh.

Setelah kecambah mencapai 3 hingga 5 cm, mereka dapat ditransplantasikan ke rockwool yang berukuran lebih besar, dipindah ke lubang tanam hidroponik, atau bahkan ke tanah.

Stek juga bisa berhasil ditanam di kubus rockwool. Ambil saja potongan yang telah dicelupkan ke hormon rooting dan tanam ujungnya pada 4 cm kubus rockwool. Kubus dapat ditempatkan langsung ke nampan yang tumbuh dan kemudian disiram.

Letakkan stek tanaman pada suhu 25 °C. Saat akar mulai muncul dalam waktu sekitar satu hingga dua minggu, lalu stek ditransplantasikan. Transplantasi harus dilakukan ketika Anda melihat akar keluar dari kubus. Lalu anda bisa memindahkannya ke polybag atau tanah.

 

Penyiraman Pada Media Tanam Rockwool

Umumnya, begitu benih ditanam dalam rockwool, Anda tidak perlu menyiram setidaknya selama seminggu. Setelah rockwool direndam sebelumnya, dalam kebanyakan kasus benih akan memiliki kelembaban yang cukup untuk membuatnya tumbuh baik selama sekitar 10 hari.

Jika media tanam rockwool tampak kering, beri semprotan air sedikit saja dengan sprayer. Menyirami air setiap hari terlalu banyak kemungkinan besar akan menyebabkan masalah yang tidak perlu. Anda hanya perlu menyirami tanaman muda dengan sedikit air saat kubus rockwool mulai kering.

Sebagian besar penanam sayur salad komersial di dalam maupun di luar negeri menggunakan rockwool sebagai media tanam pilihan mereka, yang merupakan bukti nyata efektivitasnya. Tetapi, setelah menentukan kebutuhan pertumbuhan Anda, Anda lah yang akhirnya harus memutuskan media tanam mana yang paling cocok untuk kebun Anda.

The post Membuat Media Tanam Rockwool Untuk Tanaman Dengan Hasil Terbaik appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Cara Membuat Media Tanam Persemaian Dengan Benar http://bisnisusahaonline.com/media-tanam-tray-semai/ Thu, 17 Dec 2020 02:14:16 +0000 http://bisnisusahaonline.com/?p=4514 Zaman semakin modern maka banyak sekali yang sudah berkembang di masyarakat, apalagi di pertanian, semakin hari semakin banyak cara untuk menghasilkan hasil yang maksimal tanpa harus mengurangi kualitas produktivitasnya. Seeding tray atau biasa disebut tray semai / pot tray bibit adalah wadah tanaman benih atau bibit sementara sampai waktu tertentu sebelum dipindah dan ditanam di media tanam selanjutnya. Tray semai umumnya berbentuk […]

The post Cara Membuat Media Tanam Persemaian Dengan Benar appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Zaman semakin modern maka banyak sekali yang sudah berkembang di masyarakat, apalagi di pertanian, semakin hari semakin banyak cara untuk menghasilkan hasil yang maksimal tanpa harus mengurangi kualitas produktivitasnya.

Seeding tray atau biasa disebut tray semai / pot tray bibit adalah wadah tanaman benih atau bibit sementara sampai waktu tertentu sebelum dipindah dan ditanam di media tanam selanjutnya. Tray semai umumnya berbentuk nampan atau tatakan yang terdiri dari banyak lubang penanaman.
Tray semai dikembangkan oleh negara yang sangat popular di dunia salah satunya Amerika dan Eropa, tray merupakan Teknik baru dalam penyemaian tanaman selain lebih praktis tray juga lebih menguntungkan disbanding penyemaian dengan metode lama/tradisional.

 

Cara Membuat Media Persemaian Untuk Tanaman Hortikultura:
Media tanam Persemaian

Salah satu metode yang digunakan oleh para petani untuk mengurangi kematian bibit akibat belum siapnya dengan kondisi lapangan sesungguhnya serta menjaga bibit dari cuaca dan gangguan yang tidak diinginkan adalah dengan menggunakan media persemaian holtikultura.

Biasanya metode ini digunakan pada tumbuhan tomat, selada, sawi dan sebagainya. proses ini memerlukan tempat yang terpisah dengan kondisi lapangan penanaman yang sesungguhnya dan juga memerlukan perlakuan khusus. Media persemian yang biasa digunakan adalah tray, polybag, cetak atau bendengan jika bibit dalam jumlah masal.

 

Cara Membuat Media Persemaian untuk Tanaman Hortikultura

Cara Membuat Media Persemaian tidaklah terlalu sulit namun diperlukan kehati-hatikan agar benih yang ditanam bisa berkembang dengan baik, berikut ini adalah penjelasan lengkapnya :

 

1. Siapkan Media Tanam

Media tanam persemaian menjadi salah satu pokok yang wajib di persiapkan, karena dengan menggunakan media ini benih bisa tumbuh.

Disarankan menggunakan tanah bagian atas (top Oil), tanah hutan atau tanah yang berasal dari sekitar tumbuhan bambu, selain itu bisa dicampuri dengan tanah  Lampung yang di gunakan sebagai perekat antara tanah biasa dan pasir. Sedangkan pasir sendiri digunakan sebagi media porositas akar – akar kecambah baru yang masih lembut.

Bisa juga diberikan tambahan pupuk organik atau pupuk kompos yang sudah matang, tetapi lebih baik pipih pupuk yang benar – benar halus, oleh karena itu di lakukan pengayakan terlebih dahulu untuk memperolehnya.

Campurkan tanah dan pupuk organik dengan komposisi 1 : 1, atau tergantung kondisi yang sedang terjadi. Setelah dilakukan pencampuran bisa dilakukan pengecekan apakah sudah solid atau belum dengan mencampurkan dengan air yaitu dengan pengepalan maka nah tersebut tidak ambrol tetapi kondisinya becek.

 

2. Siapkan Media Persemaian

Apabila melakukan media tanam persemaian dalam jumlah yang kecil penjelasannya dibawah ini :

  • Campurkan tanah bagian atas dengan pupuk kandang atau kompos yang sudah matang dengan perbandingan 1 :1 .
  • Menggunakan persemaian try : masukkan media tanah pada try dan padatkan agar tanah bisa mencengkeram tanaman. Try siap digunakan.
  • Menggunakan persemaian polybag : masukkan media tanah dengan menambah arang sekam dengan komposisi 1 : 1 pada polybag. Pol bak siap digunakan.
  • Menggunakan persemaian cetak : media tanah yang sudah disiapkan tadi siram menggunakan air agar tanah bisa solid dan mudah dibentuk serta tidak mudah ambrol. Untuk membuat tanah berbentuk kotakan – kotakan kecil maka gunakanlah cetakan. Kemudian lubangi sedalam 1 – 2 cm untuk memasukkan benih dan siap digunakan.

 

Untuk membuat persemaian dalam jumlah besar bisa juga menggunakan bentuk bendengan , berikut caranya :

  • Baut media tanam persemaian tanah dengan mencampurkan tanah bagian atas dengan pupuk organik dengan perbandingan 1 : 1 .
  • Buatlah bedengan dan campurkanlah media tanah tadi pada bagian atas dengan ketebalan campuran sekitar 5 – 7 cm terutama tanaman yang baru proses pertumbuhan.
  • Siram bendengan dengan menggunakan air secukupnya dan lakukan penyebaran bibit di atas bendengan tersebut.
  • Buat tutup bendengan menggunakan bambu penyangga yang di lengkungkan dan di tutup menggunakan paranet jika bendengan di buat untuk permanen, namun jika hanya di buat sementara menggunakan plastik bening. Cara ini dilakukan untuk melindungi bibit dari guyuran air hujan. Biasanya cara ini diugunakan untuk tumbuhan yang memiliki siklus pertumbuhan yang pendek, seperti sawi dan caisin.

 

3. Menyemai Benih Belum Bertunas

Pengertian benih belum bertunas ialah benih yang ditanam tidak mengalami proses perkecambahan terlebih dahulu, Jadi memang benar benar berbentuk biji tanaman.

Baca Juga : Pengertian Tunas Tanaman

Untuk memulai prosesnya, sehari sebelum anda menanam benih masukan terlebih dahulu media tanam ke wadah semai dan basahi dengan menggunakan air. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyemai benih yang belum bertunas, yaitu :

  • Apabila benih yang digunakan halus seperti butiran pasir maka proses penyemaiannya cukup dengan cara ditaburkan saja secara merata diatas media tanam. Namun yang perlu diperhatikan adalah benih jangan sampai menumpuk satu dengan yang lainnya.
  • Sedangkan untuk benih berukuran sedang hingga besar, yang harus dilakukan adalah memasukkan benih dengan kedalaman sekitar 0,2 – 4,5 cm (tergantung ukuran benihnya). Memasukannya dengan cara membuat lubang kecil terlebih dulu sedalam 0,2 – 4,5 cm kemudian masukan benih tersebut kedalam lubang yang telah dibuat, kemudian ditutup kembali dengan media tanamnya.
  • Apabila proses penyemaian ini menggunakan tray khusus penyemaian, isilah dengan menggunakan 1 benih saja bila benih ukurannya besar namun bila ukuran kecil atau sedang bisa 2-3 benih.
  • Setelah penanaman benih siramlah media tanaman menggunakan alat sprayer.
  • Setelah proses selesai tutup wadah menggunakan plastik bening dengan memberikan lubang kecil, hal ini bertujuan agar kelembaban media tanaman tetap terjaga.

 

4. Menyemai Benih Yang Bertunas

Pengertian benih bertunas ialah benih yang sudah mengeluarkan berkecambah sebelum proses penyemaian. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses penyemaian benih yang bertunas, diantaranya adalah :

  • Langkah pertama adalah memasukan media tanam ke wadah semai sehari sebelum dilakukan penyemaian benih.
  • Kemudian siram atau basahi media tanam. Pastikan bahwa media tanam yang digunakan dalam proses ini dalam kondisi gembur.
  • Langkah selanjutnya yaitu masukkan benih bertunas ke media tanam yang telah dibuat lubang dengan kedalaman sekitar 0,4 – 11 cm (hal ini tergantung benih yang digunakan, kecil, sedang atau besar).
  • Benih bertunas posisinya dalam lubang akar berada di bagian bawah dan tunasnya di bagian atas.
  • Selanjutnya tutupi benihnya dengan media tanam namun yang harus diperhatikan adalah bagian tunas yang tumbuh harus berada diatas permukaan, agar tunas dapat berkembang dengan baik dan tidak mati.
  • Jika dalam proses penyemaian ini menggunakan tray khusus untuk penyemaian, pastikan setiap kotak berisi satu benih saja.
  • Langkah terakhir adalah siram dengan menggunakan air dengan alat sprayer, agar air yang tinggul berupa butiran air yang halus sehingga tidak merusah media tanaman dan benih itu sendiori.

Anda bisa memilih salah satu di antara cara di atas yang menurut anda mudah dan sesuai dengan lingkungan sekitar anda.

The post Cara Membuat Media Tanam Persemaian Dengan Benar appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Macam-Macam Cara Media Tanam Hidroponik Dengan Mudah http://bisnisusahaonline.com/membuat-media-hidroponik-sederhana/ Wed, 16 Dec 2020 07:00:09 +0000 http://bisnisusahaonline.com/?p=4511 Pada dasarnya media tanam hidroponik adalah budidaya menanam dengan tanpa menggunakan tanah. Media tanam yang umum digunakan untuk menanam hidroponik adalah dengan air, tapi masih banyak lagi media tanam yang bisa digunakan untuk menanam secara hidroponik.   Rincian Dari Macam-Macam Media Tanam Hidroponik Kali ini akan membahas secara rinci dari pembahasam Macam-macam media tanam hidroponik. adalah:   […]

The post Macam-Macam Cara Media Tanam Hidroponik Dengan Mudah appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Pada dasarnya media tanam hidroponik adalah budidaya menanam dengan tanpa menggunakan tanah. Media tanam yang umum digunakan untuk menanam hidroponik adalah dengan air, tapi masih banyak lagi media tanam yang bisa digunakan untuk menanam secara hidroponik.

 

Rincian Dari Macam-Macam Media Tanam Hidroponik

Kali ini akan membahas secara rinci dari pembahasam Macam-macam media tanam hidroponik. adalah:

media tanam hidroponik

 

  • Arang Sekam

Arang sekam adalah salah satu media tanam hidroponik yang cukup banyak digunakan oleh masyarakat. Banyak sekali kelebihan yang bisa kita dapatkan dari arang sekam, antara lain:

  • Media tanam hidroponik yang efisien, murah dan steril
  • Terdapat komponen kimia yang akan membantu tumbuh kembang tanaman, seperti kadar air, protein kasar, lemak, abu, serat kasar, oksigen, karbon, hidrogen, silikat dan karbohidrat
    Harga relatif lebih murah yang tentunya sangat disukai oleh masyarakat
  • Mendapatkannya juga mudah. Apalagi kalau kamu tinggal di desa mungkin bisa dapat gratis
    Pembuatannya cenderung lebih mudah, dari segi berat lebih ringan dan mengaplikasikannya juga tidak sulit
  • Karena proses pembuatannya dengan cara dibakar, semua unsur yang dapat membahayakan tanaman sudah hilang

 

  • 2. Rockwool

Rockwool adalah media tanam hidroponik ramah lingkungan yang terbuat dengan bahan dasar batu bara, batu basalt dan batu kapur yang dibakar dengan suhu 1600 derajat celsius sampai meleleh serupa lava. Setelah itu berubah bentuk menjadi serat-serat ketika sudah dingin.

Rockwool mampu menyerap banyak pupuk cair sekaligus udara yang membantu pertumbuhan akar dalam penyerapan unsur hara, mulai dari tahap persemaian sampai pada fase produksi. Keungulan pemanfaatan rockwool sebagai media tanam yaitu:

  • Ramah lingkungan
  • Tidak mengandung patogen penyebab penyakit
  • Mampu menampung air hingga 14 kali kapasitas tampung tanah
  • Dapat meminimalkan penggunaan disinfektan
  • Dapat mengoptimalkan peran pupuk.

 

  • 3. Cocopeat (serbuk sabut kelapa)

Cocopeat terbuat dari serbuk kelapa. Selain cocok sebagai media tanam, cocopeat juga berfungsi sebagai pupuk tambahan untuk kesuburan tanaman. Cocopeat memiliki daya tampung yang tinggi untuk menyimpan air. Hal ini dibuktikan dengan kemampuannya menahan air 6-9 kali lipat dari volumenya atau 73%.

Jadi, jika Anda menginginkan media tanam hidroponik yang paling hemat air, salah satunya bisa menggunakan serbuk sabut kelapa.

 

  • 4. Hidroton/Expanded Clay

Media tanam Hidroton berbentuk bulatan-bulatan kecil seperti kelerang, terbuat dari tanah liat yang di bakar sehingga dapat menjaga kadar air dan dapat dipakai berulang ulang.

Hidroton dapat menyangga batang tanaman sehingga cocok untuk sayuran berkayu seperti tomat dan cabe. Hidroton memiliki bobot yang sangat ringan untuk memudahkan akar bergerak.

 

  • 5. Perlit

Perlit adalah media tanam yang mempunyai sifat anorganik dan terbuat dari batu silika yang dipanaskan dengan suhu tinggi hingga mencair dan kemudian diubah menjadi ukuran yang lebih kecil. Nah, wujud dari perlit sendiri ialah mineral dengan berat yang ringan

Perlite adalah salah satu media tanam terbaik pengganti tanah yang biasa digunakan dalam budidaya tanaman secara hidroponik, tradisional maupun penyemaian serta pembibitan.

kelebihan dari perlit adalah dapat menampung unsur hara atau nutrisi yang dibutuhkan oleh tumbuhan dalam jumlah yang cukup tinggi dan juga memliki sistem drainase yang baik.

Kelebihan NATURAL PERLITE :
Bahan Alami
1. Lebih Steril
2. pH lebih netral
3. Suhu lebih stabil
4. Lebih banyak menyimpan nutrisi
5. Drainase lebih baik
6. Ringan
7. Memberikan aerasi oksigen pada akar sehingga tumbuhan dapat bertumbuh lebih baik
8. Dapat di aplikasikan sebagai media hidroponik ataupun campuran Tanah biasa pada penanaman tradisional.

 

7. Pasir

Para petani hidroponik memakai pasir karena dianugrahi bobot yang cukup berat sehing tidak sulit untuk membuat tanaman bediri tegak. Tidak hanya itu, pasir juga mudah basah dan mudah kering kembali sebab memiliki pori-pori yang berukuran makro dalam jumlah banyak. Dari sifat dasarnya tersebut.

Pasir dapat menghasilkan sirkulasi udara yang cukup baik untuk akar tumbuhan. Oleh sebab itu, tidak heran jika pasir dinilai sebagai salah satu media tanam hidroponik yang paling cocok untuk pertumbuhan bibit, perakaran stek batang tanaman dan proses penyemaian benih.

 

8. Spon

Spon sangat mudah untuk dipindahkan maupun ditempatkan di mana saja, karena beratnya paling ringan diantara semua media tanam. Meskipun memiliki berat yang ringan, spons sudah tidak lagi membutuhkan pemberat, sebab pada saat disiram air spons menyerapnya dengan maksimal sehingga tanaman menjadi tegak.

Hasil media tanam hidroponik berupa spons ini cukup menggembirakan, yaitu dari segi waktu spons lumayan awet dan bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama, perkembangan tanaman lebih prima, tanaman cenderung lebih subur tanpa memerlukan proses adaptasi.

Karena seratnya yang padat sehingga mampu untuk menyimpan kandungan air hingga dua minggu dan yang paling penting relatif kebal terhadap jamur yang mengandung resiko untuk merusak tanaman.

The post Macam-Macam Cara Media Tanam Hidroponik Dengan Mudah appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Cara Menanam Dengan Media Tanam Agloenema Dengan Mudah http://bisnisusahaonline.com/media-tanam-aglaonema/ Wed, 16 Dec 2020 06:43:17 +0000 http://bisnisusahaonline.com/?p=4504 Tanaman yang lebih dikenal dengan julukan ‘Sri Rejeki’ dengan nama populer tanaman aglaonema atau lucky plant memiliki daya tarik tersendiri baik dari segi warna hingga bentuk daunnya. Kombinasi warna hijau, putih, merah muda, merah, hingga kuning memberikan kesan keindahan pada tanaman hias ini. Sayang sekali kalau kita tidak memahami cara menanam aglaonema. Syarat tumbuh bunga aglaonema […]

The post Cara Menanam Dengan Media Tanam Agloenema Dengan Mudah appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Tanaman yang lebih dikenal dengan julukan ‘Sri Rejeki’ dengan nama populer tanaman aglaonema atau lucky plant memiliki daya tarik tersendiri baik dari segi warna hingga bentuk daunnya. Kombinasi warna hijau, putih, merah muda, merah, hingga kuning memberikan kesan keindahan pada tanaman hias ini.

Sayang sekali kalau kita tidak memahami cara menanam aglaonema. Syarat tumbuh bunga aglaonema sebenanya tidaklah sulit. Namun, untuk Anda yang ingin budidaya aglaonema, sebaiknya perlu menyimak artikel ini. Lingkungan menjadi faktor penting dalam cara menanam aglaonema.

Tanaman hias ini juga memerlukan cahaya untuk melalui proses fotosintetis. Nah, untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah langkah-langkah cara menanam aglaonema agar tumbuh subur, sekaligus cara merawat bunga aglaonema yang baik dan benar:

Cara Menanam Aglaonema Agar Subur dan Berdaun Indah

media tanam aglaonema

 

Dengan kita mengetahui cara memperbanyak aglaonema sebagai tanaman budidaya atau hiasan, maka kita bisa merawatnya agar subur dan berdaun indah. Ada berbagai cara yang bisa kita lakukan seperti:

  1. Persiapan media tanam di dalam pot,
  2. Penambahan pupuk dasar,
  3. Pemilihan bibit terbaik,
  4. Penanaman bibit,
  5. Penyiraman, hingga
  6. Pemupukan awal

 

Langkah awal yang perlu kita ketahui agar tanaman aglaonema dapat tumbuh subur adalah mengetahui cara merawat tanaman aglaonema. Caranya pun bisa dibilang mudah, bisa dibilang sulit. Semua tergantung dari niat kita dalam merawat tanaman.

Untuk itu, coba simak artikel ini agar kita bisa memiliki tanaman aglaonema yang dapat tumbuh subur dan berdaun indah.

 

Persiapan Media Tanam Aglaonema di Dalam Pot

Media tanam aglaonema adalah salah satu faktor penting dalam bercocok tanaman, salah satunya cara menanam aglaonema agar tumbuh subur. Karena pada dasarnya media tanam dapat menentukan baik dan buruknya pertumbuhan tanaman yang mana bisa mempengaruhi pada sistem produksi tanaman.

Jenis-jenis media tanam pun sangat beragam. Mulai dari campuran tanah, kompos, pupuk kandang, sekam padi, dan masih banyak lagi. Anda bisa memilih media tanam yang tersedia di sekitar tempat tinggal Anda.

Perlu diketahui, bahwa media tanam merupakan suatu hal yang berfungsi sebagai topangan tanaman, penyalur nutrisi/unsure hara dan juga sebagai ruang gerak akar tanaman agar dapat tumbuh dan berkembang.  Melalui media tanam inilah, tanaman dapat menerima nutrisi untuk pertumbuhan bunga aglaonema.

Salah satu cara memilih media tanam yang baik adalah memilih tanah yang kaya akan unsur hara. Hal ini dapat membantu kita untuk mempermudah proses/cara merawat tanaman sri rejeki alias aglaonema.

Tanah vulkanik merupakan salah satu jenis tanah yang sangat kaya akan zat hara. Di mana tanah memiliki ciri-ciri warna hitam pekat di permukaannya dan di lapisan berikutnya berwarna cokelat kemerahan.

Selain jenis tanah, media tanam aglaonema juga harus dicampurkan dengan pupuk untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Berikut ini cara membuat media tanam untuk aglaonema:

Alat Dan Bahan:

  1. Siapkan tanah subur dan gembur yang akan digunakan.
  2. Siapkan 100 gram Granule Bio Organik GDM SaMe.
  3. Larutkan 10 ml GDM Black BOS kedalam 1 liter air.
  4. Pot berukuran besar atau sedang
  5. Air secukupnya

 

Cara Pmbuatan Media Tanam Aglaonema:

  1. Masukkan tanah kedalam pot yang telah disediakan.
  2. Taburkan Granule Bio Organik GDM SaMe diatas tanah.
  3. Siram dengan air hingga lembab.
  4. Siramkan larutan GDM Black Boss  keseluruh permukaan tanah.

Nah, itulah langkah langkah membuat media tanam untuk aglaonema yang perlu Anda lakukan. Tentu saja, persiapan media tanam yang baik akan sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman nantinya.

 

Pemilihan Bibit Aglaonema Terbaik

Memang, media tanam aglaonema merupakan salah jenis tanaman yang mudah untuk dibudidayakan. Namun, kita juga perlu melakukan pemilihan bibit terbaik, sebagai cara menanam aglaonema agar tumbuh subur. Dalam menanam, kita bisa menggunakan metode anakan atau bibit.

Pembibitan yang baik dalam membuat anakan bibit bisa menggunakan anakan dari bonggol aglaonema yang bagus. Anakan dari bonggol yang baik ini bisa ditemukan dari indukan yang sudah tua.

 

Penanaman Bibit Aglaonema

Cara menanam media tanam aglaonema perlu dilakukan dengan tepat. Ini bertujuan untuk mewujudkan mimpi Anda memiliki aglaonema yang indah.

Namun, sebelum menanam bibit, Anda perlu mengikuti teknis cara menanam aglaonema agar tumbuh subur berikut ini:
  1. Pilih bibit dari indukan yang baik, sehat, tidak cacat, dan bebas dari serangan hama/penyakit.
  2. Larutkan 250 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Hias kedalam 5 liter air.
  3. Masukkan bibit yang hendak ditanam kedalam larutan tersebut selama 30 menit.
  4. Angkat bibit yang sudah direndam
  5. Buat lubang tanam sedalam beberapa cm, untuk memasukkan ¼ bagian bibit.
  6. Masukkan seluruh akar dan bagian bawah batang bibit kedalam tanah.
  7. Tutup akar dan bagian bawah batang dengan tanah.
  8. Siram dengan air secukupnya.

 

Penyiraman Tanaman Aglaonema

Setelah melakukan penanaman bibit pada media tanam aglaonema, kini saatnya Anda untuk merawat aglaonema. Lakukan penyiraman secara teratur setiap hari.

Anda bisa menyirami tumbuhan aglaonema pada pagi atau sore hari. Lakukan penyiraman tanaman secara rutin agar tanaman dapat tumbuh cantik dan enak dipandang. Karena pada dasarnya, kita merawat bukan hanya dilakukan sekali atau dua kali saja, melainkan dilakukan setiap hari secara rutin.

 

Penyiangan Tanaman Aglaonema

Penyiangan media tanam aglaonema ini dilakukan dengan mencabuti rumput/gulma disekitar tanaman. Ini berguna untuk mengurangi persaingan terhadap perebutan nutrisi tanaman dari pupuk yang diberikan.

Lakukan penyiangan secara rutin. Bahkan jika bisa, setiap kali tumbuh bibit gulma, segeralah cabut agar tidak semakin besar dan merusak keindahan.

 

Pemupukan Aglaonema

Pemupukan sebagai upaya cara merawat tanaman sri rejeki perlu dilakukan agar tanaman aglaonema dapat tumbuh subur. Meski begitu, jangan gunakan pupuk kimia untuk memupuk tumbuhan aglaonema.

Pupuk kimia membuat tanah menjadi padat dan tidak subur. Oleh sebab itu, gunakanlah pupuk organik yang bisa menjaga kesuburan tanah, sekaligus memenuhi nutrisi tanaman.

Pilih pupuk yang diformulasikan khusus untuk tanaman hias. Salah satu yang terbaik adalah produk GDM Organik yang terdiri dari Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Hias, GDM Black BOS dan Granule Bio Organik GDM SaMe.

Rangkaian produk GDM Organik ini sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman aglaonema. Selain itu, produk ini juga dapat menjadikan daun tampak lebar, berwarna cerah, dan mempermudah Anda dalam upaya cara memperbanyak aglaonema sebagai anakan/pembibitan.

 

Pemupukan Media Tanam Aglaonema  Dilakukan Dengan Cara Berikut:

Berikut ini rincian dari pemupukan dengan benar, mari simak penjelasan berikut:

 

1. Tanaman umur 0-2 bulan, 4-6 bulan, 8-9 bulan dan seterusnya:

Larutkan 250 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Hias kedalam 5 liter air, kemudian siramkan ke tumbuhan aglaonema. Ini adalah cara merawat tanaman sri rejeki yang tepat.

 

2. Tanaman umur 3,7,10 dan seterusnya

Setiap 3 bulan sekali, Anda perlu memberikan nutrisi ekstra. Ini bertujuan agar keindahan tanaman aglaonema Anda bisa bertahan lebih lama.

Cara memberikan nutrisi ekstra ini adalah dengan:

  • Menaburkan secara merata 100 gram Granule Bio Organik GDM SaMe keseluruh permukaan tanah. Ini merupakan dosis untuk 1 batang tanaman.
  • Larutkan 10 ml GDM Black BOS kedalam 1 liter air, kemudian siramkan keseluruh permukaan tanah. Ini merupakan dosis untuk 1 batang tanaman.

Nah, itu adalah panduan cara menanam aglaonema agar tumbuh subur, beserta cara merawat tanaman aglaonema. Bagaimana? Apakah Anda juga tertarik untuk budidaya aglaonema?

Jangan lupa untuk selalu gunakan produk GDM Organik ya.. agar tanah tetap gembur, tanaman subur, dan aman untuk seluruh penghuni rumah.

The post Cara Menanam Dengan Media Tanam Agloenema Dengan Mudah appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Cara Mudah Menanam Anggrek Dengan Sabut Kelapa http://bisnisusahaonline.com/cara-menanam-anggrek-dengan-sabut-kelapa/ Wed, 16 Dec 2020 04:07:49 +0000 http://bisnisusahaonline.com/?p=4498 Salah satu media tanam yang bisa dipakai untuk tanaman anggrek adalah sabut kelapa. Sabut kelapa merupakan media tanam yang memiliki berbagai keunggulan antara lain memiliki kandungan nutrisi yang diperlukan untuk tanaman anggrek, sehingga tanpa pemupukan, tanaman anggrek bisa tumbuh subur. Sabut kelapa juga mampu menjaga kelembaban akar tanaman tanpa membuat akar menjadi busuk, dengan catatan […]

The post Cara Mudah Menanam Anggrek Dengan Sabut Kelapa appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>
Salah satu media tanam yang bisa dipakai untuk tanaman anggrek adalah sabut kelapa. Sabut kelapa merupakan media tanam yang memiliki berbagai keunggulan antara lain memiliki kandungan nutrisi yang diperlukan untuk tanaman anggrek, sehingga tanpa pemupukan, tanaman anggrek bisa tumbuh subur.

Sabut kelapa juga mampu menjaga kelembaban akar tanaman tanpa membuat akar menjadi busuk, dengan catatan penempatannya harus tepat. Kelebihan lain dari penggunaan sabut kelapa untuk menanam anggrek adalah harganya yang murah dan mudah di dapat di Indonesia. Mengingat pohon kelapa banyak dijumpai di Indonesia.

 

Posisi Menanam Anggrek Dengan Sabut Kelapa

anggrek dengan sabut kelapa

Untuk menanam anggrek dengan sabut kelapa ini ada berbagai macam olahan yang ada di pasaran , misalnya saja sabut kelapa dalam bentuk serbuk (cocopeat), Serat (cocofiber) dan lain sebagainya. Untuk kali ini kita akan mengulas mengenai penanaman anggrek dengan sabut kelapa yang kita olah sendiri.

 

LANGKAH MENGOLAH SABUT KELAPA UNTUK MENANAM ANGGREK

 

Pertama kali saat akan menanam anggrek dengan sabut kelapa pilihlah sabut kelapa dari kelapa yang sudah tua dan kering. Biasanya warnanya sudah coklat, jangan menggunakan sabut kelapa dari kelapa yang masih muda karena kurang baik dan rentan sebagai tempat hidup jamur.

Satu hal yang penting diingat, sabut kepala mengansung zat tanin, yang fungsi asalnya mencegah serangga memakan kelapa. Zat tanin ini tidak baik bagi pertumbuhan tanaman anggrek. Untuk menghilangkan zat tanin ini, sabut kelapa harus dijemur hingga benar-benar kering atau dilakukan perendaman di dalam air.

Langkah selanjutnya adalah memotong-motong sabut kelapa sesuai dengan ukuran yang dikehendaki. Sesuaikan panjang potongan dengan tinggi pot, selanjutnya potongan sabut kelapa dipukul-pukul dengan palu sampai berbentuk lembaran. Tidak perlu potongan tadi disuwir-suwir.

Bentuk Sabut Kelapa Yang Sudah Siap Pakai

Selanjutnya Sabut kelapa direndam pada larutan fungisida selama satu hari satu malam, untuk mencegah timbulnya jamur yang menyerang anggrek. Setelah itu buang air rendaman fungisida tadi. Langkah selanjutnya bisa dilakukan atau bisa tidak.

Rendam sabut kelapa pada larutan perangsang tumbuh misalnya Atonik, dalam jumlah sedikit selama sehari semalam. Selanjutnya sabut kelapa siap digunakan untuk menanam anggrek, baik anggrek keluar dari botol , anggrek seddling, anggrek remaja dan anggrek dewasa.

 

Posisi Menanam Anggrek Dengan Sabut Kelapa

Untuk menanam tanaman anggrek ini, posisikan potongan sabut kelapa yang sudah diolah tadi secara vertikal. Maksud dari posisi ini adalah agar air siraman atau air hujan yang masuk bisa langsung jatuh dan tidak menggenang, sehingga mencegah kebusukan akar.

Jangan khawatir kekeringan karena sabut kelapa lumayan bisa menjaga kelembaban. Bungkus akar tanaman anggrek dengan sabut kelapa membentuk gilungan, untuk anggrek yang memiliki batang seperti anggrek dendrobium, jangan sampai batang tertutup oleh media ini, cukup bagian akarnya.

Selanjutnya besar gulungan sabut kelapa disesuaikan dengan besar tanaman dan besarnya pot. Setelah itu kita tinggal menunggu anggrek tumbuh pada sabut media sabut kelapa , sambil disiram sesuai kebutuhan

Dengan perawatan yang telaten serta pemupukan yang rutin, tanaman anggrek jenis Epifit yang biasa berwarna putih ataupun ungu bisa tumbuh subur dan berbunga. Untuk pemupukan sendiri, Anda bisa menggunakan pupuk urea berupa butiran-butiran.

Anda bisa menambahkan beberapa butir pupuk urea pada pot sabut kelapa. Anggrek dengan sabut kelapa bisa berbunga setelah beberapa hari ditanam, selamat mencoba

The post Cara Mudah Menanam Anggrek Dengan Sabut Kelapa appeared first on Bisnis Usaha Online.

]]>