5 Strategi Dalam Membangun Bisnis Kue Omzet 100 Juta

Bisnis Kue

Siapa yang tidak ingin punya Bisnis Kue?

Pasti banyak diantara teman-teman pembaca yang ingin punya bisnis Kue, apalagi “Punya Bisnis Kue yang Sukses dengan Omzet Ratusan Juta”.

Apalagi modalnya sedikit, jualnya mudah, hasilnya menggiurkan, dan alasan lain yang membuat teman-teman pembaca semakin menggebu untuk memulai usaha kue.

Namun semua itu membutuhkan kerja keras, untuk itu mari kita bahas 5 Strategi Dalam Membangun Bisnis Kue Omzet 100 Juta.

5 Strategi Dalam Membangun Bisnis Kue Omzet 100 Juta

1. Riset Pasar

Riset Pasar

Riset Pasar atau Riset Pemasaran adalah sebuah kegiatan yang berisikan penilitian, pencarian serta pengumpulan data dan fakta mengenai pasar tujuan.

Yang kemudian hasilnya akan dianalisa dan menghasilkan kesimpulan untuk mengambil keputusan pasar, dalam hal ini adalah pasar usaha kue.

Jadi, sebelum teman-teman pembaca memulai sebuah usaha kue, teman-teman pembaca harus meriset dulu pasar kue yang akan jadi incaran pembaca.

Hal pertama yang harus teman-teman pembaca lakukan dalam melakukan riset adalah penilitian serta pencarian data dan fakta pasar kue tujuan.

Setelah data dan fakta terkumpul, teman-teman pembaca bisa mulai untuk melakukan analisa data dan fakta tersebut dengan teliti.

Kemudian buatlah kesimpulan serta point yang paling penting dalam pasar kue yang akan menjadi rencana besar usaha kue pembaca kedepannya.

Nah, itu tadi Strategi kita yang pertama, yang menghasilkan rencana usaha kue pembaca kedepannya.

Riset Pasar bisa pembaca lakukan dengan sangat teliti dan kompleks maupun bisa juga ringkas, tergantung usaha pembaca.

Hasilnya pun juga beda, pasti data yang terkumpul akan lebih baik dan lebih banyak jika dilakukan dengan teliti dan kompleks.

2. Persiapkan Jenis Kue Beserta Resepnya

Jenis Jenis Kue

Nah setelah pembaca berhasil Riset Pasar dan menghasilkan Rencana serta Point Usaha Kue kedepannya, kita lanut ke Strategi ke 2.

Yaitu mempersiapkan jenis kue serta resepnya.

Dari sini pembaca bisa memanfaatkan data dan fakta Riset Pasar, yakni jenis kue yang punya peluang pasar yang baik.

Dibawah ini, kami juga punya beberapa data mengenai Jenis-Jenis Kue yang punya peluang pasar bagus untuk dijadikan usaha kue.

1. Aneka Kue Kering

Aneka Kue Kering

Kue kering atau biskuit adalah sebuah camilan (makanan ringan) yang bertekstur cukup keras dan kering tapi renyah ketika dinikmati.

Ada banyak sekali Aneka Kue Kering, mulai dari Nastar, Kastengel, Kue Kering Kacang, dan masih banyak lagi kue kering lainnya.

Nastar sendiri adalah kue kering yang dibuat dari adonan campuran tepung terigu, telur, dan mentega, yang diisi dengan selai nanas.

Kastengel adalah kue kering yang hampir sama dengan nastar, karena bahan adonan pembuatnya sama dengan bahan adonan pembuat nastar.

Yakni dibuat dari campuran Tepung terigu, telur, serta mentega, hanya saja Kastengel diberi parutan keju diatasnya, tidak dengan nastar.

Sama halnya Kue Kering Kacang, kue kering ini juga dibuat dari bahan adonan yang hampir sama dengan kue kering diatas.

Yakni dibuat dari campuran Tepung terigu, telur, serta mentega, hanya saja Kue Kering Kacang ada tambahan bahan pokok, yaitu Kacang.

2. Kue Bolu

Kue Bolu

Kue Bolu merupakan salah satu jenis kue yang dibuat dari bahan dasar tepung terigu, telur, dan gula.

Bolu biasanya dimasak atau dimatangkan dengan cara dipanggang ( dioven ), namun ada juga yang dimasak dengan cara dikukus.

Kue Bolu biasanya diberi hiasan berupa lapisan icing yang dibuat dari mentega dalam bentuk krim.

Bolu sering dijadikan makanan atau sajian istimewa dalam sebuah kegiatan atau acara seperti ulang tahun ataupun pernikahan.

Untuk info lebih lanjut mengenai Kue Bolu dan info tentang Resep Kue Bolu, bisa pembaca dapatkan disini.

3. Kue Brownies

Kue Brownies

Kue Brownies merupakan salah satu jenis makanan (kue) yang dibuat dari bahan dasar tepung terigu, mentega, telur, dan gula.

Pada awalnya Kue Brownies berbentuk persegi, akan tetapi dengan adanya inovasi dari para pembuatnya, menghasilkan Kue Brownies dengan beragam bentuk.

Dari segi bahan pembuat Kue Brownies pun sekarang sudah banyak inovasi, akan tetapi tetap tidak meninggalkan bahan dasarnya.

Disini bisa kita lihat betapa pentingnya sebuah inovasi dalam sebuah usaha, dibawah nanti akan kita infokan mengenai Inovasi.

4. Kue Tart

Kue Tart

Kue Tart adalah salah satu jenis kue yang dibuat dari campuran adonan tepung terigu, telur, mentega, gula, susu, dan pengembang.

Biasanya Kue Tart diisi dengan lapisan yang mempunyai rasa manis atau pun gurih.

Kue Tart juga sering diberi toping atau hiasan berupa buah-buahan, krim, Coklat, dan masih banyak lagi toping jenis lainnya.

5. Donat

Donat

Donat adalah sejenis kue yang dimasak dengan proses pengorengan, bahan pembuatnya terdiri dari tepung terigu, telur, mentega, dan gula.

Kue Donat sering kita temui dalam bentuk bulat dengan lubang ditengahnya, atau hampir menyerupai cincin dalam ukuran besar.

Donat biasanya diberi hiasan atau toping dengan rasa manis, misalnya seperti coklat, selai buah, dan hiasan lainnya yang berwarna warni.

3. Persiapkan Anggaran Dan Modal Dengan Baik

Anggaran Dan Modal

Persiapan Anggaran dan Modal merupakan salah satu hal vital dalam mendirikan sebuah usaha.

Anggaran sendiri merupakan rencana penggunaan modal bisa alat maupun uang atau kedua-duanya) pada masa tertentu di suatu program (usaha).

Dengan adanya sebuah anggaran, maka kita akan punya ukuran pasti penggunaan alat atau uang saat menjalankan satu kali periode usaha.

Kita juga tidak akan dibingungkan dengan kemana saja alat dan uang kita keluar, disini juga diperlukan manajemen administrasi yang baik.

Maka untuk itu, rancang anggaran bisnis kue anda dengan baik, bisa juga anda ambil data dari proses Riset Pasar.

Contoh Anggaran Dalam Membangun Bisnis Kue Omzet 100 Juta

Disini kita asumsikan kita Bisnis Kue Bolu Panggang, dengan kondisi pasar kita bagus, sehingga sehari kita bisa jual 100 box.

Dengan harga per box nya Rp. 40.000, dan waktu efektif kerja 25 hari dalam sebulan.

Mari kita mulai buat anggaran dan modalnya.

Modal Investasi :

Showcase ( Pemajang Kue ) @ 1 x Rp. 2.250.000 = Rp. 2.250.000

Planetary Mixer Kapasitas 30 Liter / Proses @ 1 x Rp. 8.500.000 = Rp. 8.500.000

Oven Kapasitas 4 Loyang / Proses (Loyang Ukuran 60 cmx40 cm) @ 1 x Rp. 15.000.000 = Rp. 15.000.000

Timbangan Adonan Kue @ 1 x Rp. 50.000 = Rp. 50.000

Cetakan Kue Bolu @ 1 x Rp. 30.000 = Rp. 30.000

Total Modal Investasi = Rp. 25.830.000

Biaya Produksi

Tepung Terigu @ 15 Kg x 25 Hari = 375 Kg = Rp. 2.250.000 (@ 25 Kg = Rp. 170.000)

Gula Pasir @ 13,5 Kg x 25 Hari = 337,5 Kg = Rp. 3.780.000 (@ 50 Kg = Rp. 560.000)

Telur @ 400 Butir x 25 Hari = 10.000 Butir = Rp. 20.000.000 (@ 1 Butir = Rp. 2.000)

SP Emulsifier @ 200 Gram x 25 Hari = 5 Kg = Rp. 250.000 (@ 1 Kg = Rp. 50.000)

Baking Powder @ 200 Gram x 25 Hari = 5 Kg = Rp. 210.000 (@ 1 Kg = Rp. 42.000)

Mentega @ 6 Kg x 25 Hari = 150 Kg = Rp. 3.070.000 (@15 Kg = Rp. 307.000)

Perisa makanan @ 200 ml x 25 Hari = 5 Liter = Rp. 750.000 (@ 1 Liter = Rp. 150.000)

Total Biaya Produksi / Bulan = Rp. 30.310.000

Omzet Dalam 1 Bulan

100 Box @ Rp. 40.000 x 25 Hari = Rp. 100.000.000

Biaya diatas merupakan asumsi saja, harga dapat berubah sewaktu-waktu.

Terdapat biaya penyusutan dan biaya tambahan yang tidak diperkirakan.

4. Efektif Dan Efisien Dalam Produksi Maupun Marketing

Marketing

Setelah Bisnis Kue kita sudah mulai berjalan, kita harus mulai mengefektifkan program Marketing kita, baik Offline maupun Online.

Kita bisa belajar dari pesaing, orang sukses, dan kita juga bisa belajar dari data yang kita dapatkan sewaktu Riset Pasar.

Jangan lupa juga, kita juga harus mengefisienkan Program Marketing kita, dimana manfaatnya akan berdampak pada berkurangnya berkurangnya pengeluaran kita.

Di bidang prduksi juga dibutuhkan peningkatan produktivitas ketika Marketing Plan kita berhasil.

Dimana produksi yang efektif dan efisien akan menghasilkan produktivitas yang baik.

Apalagi ditunjang dengan fasilitas produksi yang modern dan berkualitas, bisa berupa alat ( mesin ) dan bahan berkualitas tentunya.

Dari segi konsumen juga akan mengalami kenaikan dalam penilaian produk yang kita pasarkan.

5. Berinovasi Dan Berkreasi

Inovasi

Inovasi merupakan sebuah proses pengembangan produk guna menghasilkan produk ( barang/jasa ) yang lebih baik dan lebih menarik.

Dalam Bisnis Kue, inovasi dan kreasi merupakan hal penting agar usaha kue kita tetap eksis dan tak lekang oleh waktu.

Karena tanpa ada inovasi dan kreasi, target market maupun konsumen loyal kita akan merasa bosan dengan produk yang gitu-gitu aja.

Untuk itu pembaca harus selalu melakukan sebuah pengembangan produk agar lebih memikat konsumen.

Di sisi lain, inovasi dan kreasi akan meningkatkan engagement market kita, atau bisa dikatakan, pasar kita akan lebih meningkat.

Nah, itu tadi teman-teman pembaca sedikit informasi mengenai “ 5 Strategi Dalam Membangun Bisnis Kue Omzet 100 Juta “.

 

sumber gambar : pixabay.com